Truk Galian C Ilegal Tidak Boleh Melintas, Jalan Pelabuhan

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Jalan pelabuhan kini menjadi lintasan utama truk yang mengangkut galian C. Menjadi jalan utama maka akan menjadi pemasukan bagi daerah karena ada pungutan restribusi resmi bagi kendaraan yang melintas di jalan pelabuhan.

Hal yang menguntungkan bagi Pemkab Kendal selain pemasukan adalah bisa melakukan seleksi terhadap perusahaan galian C illegal. Pasalnya truk galian yang ilegal tidak bisa melintas di jalan satu-satunya yang menuju Kawasan Industri Kendal tersebut.

Bupati Kendal Mirna Annisa meminta kepada petugas Dinas Perhubungan setempat untuk melakukan pengecekan kepada sopir terkait hasil tanah yang dibawa berasal dari galian C yang berizin atau tidak. Rusaknya jalan yang diakibatkan oleh dump truck tersebut membuat kerugian besar bagi pemerintah apabila galian C tersebut ilegal.

“Truk yang mengangkut tanah galian c dari perusahaan yang tidak berijin maka tidak boleh melintas, truk yang melintas juga harus diperiksa, berapa yang melintas itu yang dilaporkan dan harus sesuai, Dinas Perhubungan tidak boleh bermain disini,” tegas Mirna Annisa, Rabu (20/05/2020).

Bupati Mirna mengungkapkan, dirinya ingin meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan adanya transaksi di kawasan industri, termasuk menertibkan pengiriman tanah hasil galian C yang ilegal.

“Kondisi jalan yang ada di pelabuhan ini bisa dilihat kembali rusak, maka dari itu saya ingin tertibkan karena banyak muncul tambang-tambang ilegal dengan adanya pos jaga di sini secara otomatis truk yang boleh masuk hanya truk yang membawa hasil galian C berizin atau legal,” lanjutnya. (Ung)

BERITA REKOMENDASI