Tyas, Srikandi Tim Pemulasaraan Jenazah Covid 19 Kendal

Editor: Ary B Prass

Sebagai ibu, Tyas juga tetap menjalankam aktifitasnya mengurus anak dirumah, jika sebelum covid 19 melanda kehidupan normal dijalaninya. Namun setelah pandemi Covid jam kerja tidak menentu karena harus setiap saat memenuhi panggilan kemanusiaan mengurusi pemulasaraan jenazah pasien cocid 19 khususnya perempuan.

 

Saat menerima bantuan berupa sembako dan juga uang tunai bersama rekan tim yang lain dari sejumlah perusahaan di Kendal, dirinya sangat berterima kasih. “Diberi ataupun tidak diberi bantuan bagi saya tugas kemanusiaan tetap saya jalani dengan ihlas,”jelasnya

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabuaten Kendal Ferinando RAD Bonay, mengatakan tim pemulasaraan jenazah yang ada dibawah naungan dinas yang dipimpinya ada 25 orang dan masuk dalam 5 tim. Beberapa perusahaan melalui CSR dan juga komunitas yang peduli dengan tugas mereka memberikan batuan karena kerelaan mereka memberikan waktunya untuk mengurusi jenazah pasie covid 19.

 

“Kami membentuk tim yang namanya tim emprit dari beberapa pria ada dua orang wanita yang memang bertugas untuk mengurusi jenazah yang perempuan, kami berterima kasih kepada tim dan juga beberapa pihak yang peduli dan memberikan batuan kepada tim kami,”ujar Ferinando. (Ung)

BERITA REKOMENDASI