Unika Selenggarakan FGD Program Pengembangan Desa Wisata

Editor: Agus Sigit

SEMARANG,KRJOGJA.com – Salah satu aktor penting dalam Dunia Usaha Dan lndustri (DUDI) kepariwisataan adalah Desa Wisata. Melihat pentingnya desa wisata tersebut maka Unika Soegijapranata Semarang menyelenggarakan Kick Off Meeting FGD Program Pengembangan Desa Wisata.

Desa wisata adalah wisata kawasan pedesaan dengan konsep suasana yang menyajikan keaslian pedesaan. Potensi pengembangan desa wisata di Indonesia sangat besar dan luas, yang meliputi atraksi, akomodasi, makanan minuman (kuliner), serta kebutuhan wisata lainnya.

Acara Kick Off Meeting Focus Group Discussion Program “Pengembangan Startup NUSA untuk Peningkatan Kapasitas dan Promosi Desa Wisata sebagai Aset Pariwisata Nasional” diselenggarakan Selasa (12/10/2021) dihadiri oleh Ketua Yayasan Sandjojo Dr  Ir  Paulus Wiryono Priyatamtama SJ, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Publikasi Unika Soegijapranata Robertus Setiawan Aji Nugroho ST M Comm IT PhD, Ketua Tim Program Startup NUSA Dr Rr MI Retno Susilorini ST MT, para moderator dan pemateri serta undangan dari perwakilan AKSI (Asosiasi Kluster Indonesia), perwakilan Bappeda Prov Jateng, perwakilan Disporapar Prov Jateng, dan perwakilan sembilan desa wisata.

Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Publikasi Unika Robertus Setiawan Aji Nugroho ST M Comm IT PhD mengharap perguruan tinggi dapat memberikan sumbangsih untuk kemajuan dan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

“Dalam sesi kunjungan Rektor Unika ke Pak Ganjar Pronowo selaku Gubernur Jawa Tengah beberapa waktu lalu, Pak Ganjar mengingatkan agar perguruan tinggi tidak menjadi menara gading. Riset-risetnya atau penelitiannya jangan hanya ada di publikasi jurnal dan buku saja, tetapi harus bisa sampai ke desa,” ungkap Robertus Setiawan Aji PhD.

Acara Kick Off Meeting FGD Program pengembangan Startup NUSA dibuka secara simbolis oleh Ketua Yayasan Sandjojo Dr  Ir  Paulus Wiryono Priyatamtama SJ, dilanjutkan pemaparan materi yang diawali oleh Ketua Program Pengembangan Startup NUSA untuk Peningkatan Kapasitas dan Pomosi Desa Wisata, Dr Rr MI Retno Susilorini.

“Unika Soegijapranata yang memiliki PIP (Pola Ilmiah Pokok) Eko-Pemukiman (Eco-Settlement) memandang pentingnya kerjasama Triple-Helix antara Perguruan Tinggi-DUDI-Pemerintah untuk dapat mendorong keberlanjutan Desa Wisata melalui Program “Pengembangan Startup NUSA untuk Peningkatan Kapasitas dan Pomosi Desa Wisata sebagai Aset Pariwisata Nasional” yang didukung oleh pendanaan Matching Fund 2021,” ujar Dr Rr MI Retno Susilorini.

Pengembangan Startup NUSA dalam program ini diharapkan menjadi nilai penting yang spesial dan unik untuk mendukung Desa Wisata berkelanjutan, karena memiliki fitur-fitur yang ramah lingkungan dan responsive-gender.

BERITA REKOMENDASI