Unimus Latih Kelola Limbah Cangkang Rajungan Jadi Penyedap Rasa

Editor: Agus Sigit

SEMARANG,KRJOGJA.com – Sebuah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh tim dosen Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) di daerah Kelurahan Mangkang Kulon Kota Semarang telah diselenggarakan sejak awal Juni 2021 dan berkelanjutan sampai sekarang. Melalui hibah PKM “Pemanfaatan Limbah Cangkang Rajungan Menjadi Penyedap Rasa Alami Bagi Kelompok Nelayan Rajungan Mina Jaya Kelurahan Mangkang Kulon Kota Semarang” yang diketuai Muhammad Yusuf PhD dan beranggotakan Andwiani Sinarasri SE MSi telah melakukan beberapa kegiatan. Di antaranya sosialisasi secara virtual dengan masyarakat kelompok nelayan “Mina Jaya” Selasa 15 Juni 2021 lalu.

Dalam penjelasannya kepada Kedaulatan Rakyat, Rabu (17/11/2021), Muhammad Yusuf PhD menyampaikan sasaran PKM ini kelompok nelayan yang berada di sentra rajungan Kelurahan Mangkang Kulon, Semarang. Harapannya, masyarakat nelayan di samping memproduksi rajungan, juga mampu memiliki keterampilan tambahan yaitu mengolah cangkang rajungan yang merupakan limbah perikanan diolah menjadi penyedap rasa yang memiliki nilai ekonomis.

Tahap berikutnya, tim yang diketuai Muhammad Yusuf beserta mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Unimus Senin 12 Juli 2021 lalu melakukan uji coba persiapan pembuatan penyedap rasa rajungan di Laboratorium Pangan Unimus. Pembuatan penyedap rasa rajungan melalui beberapa tahapan terdiri tahap pembersihan, penepungan, proses ekstraksi, proses pengeringan dengan metode foam mat drying, kemudian tahap formulasi dan pengemasan. Produk yang telah diproduksi kemudian dipaparkan ke warga secara virtual.

Setelah kondisi pandemik berangsur membaik, tim melakukan kunjungan sekaligus pelatihan pengolahan cangkang rajungan menjadi penyedap rasa alami, 8 September 2021. Kegiatan pengabdian berlangsung lancar dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan diikuti 10 warga kelompok nelayan rajungan. Muhammad Yusuf menjelaskan bahwa cangkang rajungan di kelompok nelayan Mina Jaya ini sangat potensial dijadikan sebagai bahan baku penyedap rasa, hal ini bisa terlihat dari banyaknya bahan baku yang tersedia dan belum dimanfaatkan.

BERITA REKOMENDASI