Unimus Latih Masyarakat Sapuran Wonosobo Buat Pakan Ternak Dari Fermentasi

Editor: Agus Sigit

SEMARANG,KRJOGJA.com- Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mendapatkan dana sekitar RP 1,6 M untuk kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis penelitian dengan 13 judul yang didanai oleh Kemendikbud, Dirjen Diktiristek Tahun 2021.

Salah satu pengabdian masyarakat dilakukan di Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo, bulan Desember 2021. Judul yang diangkat “Aplikasi Pakan Fermentasi Dan Pemanfaatan Kotoran Menjadi Kompos Pada Kelompok Tani Ternak Kambing Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Pengabdian masyarakat ini termasuk dalam payung Penelitian Kebijakan MBKM dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian PTS. Pengabdian ini aplikasi hasil penelitian dosen Unimus terkait pembuatan starter fermentasi pakan ternak dari limbah sayuran kubis dan sawi.

“Berdasarkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), maka Dirjen Diktiristek memberikan program bantuan pendanaan pengabdian masyarakat berbasis penelitian. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan dan pendampingan pembuatan pakan ternak fermentasi serta diseminasi alat perajang rumput” ujar Ketua Tim Pengabdian Unimus Dr Dini Cahyandari yang juga dosen Program Studi Teknik mesin Fakultas Teknik Unimus ini. Adapun anggota tim terdiri Dra Sri Sinto Dewi MSi Med (Prodi Analis Kesehatan) dan Alwiyah SE MSi (Prodi Akuntansi) serta melibatkan pula 4 mahasiswa Unimus.

Kegiatan kedua, tambah Dr Dini Cahyandari, adalah penyuluhan dan pendampingan pengolahan kotoran hewan menjadi kompos, serta diseminasi alat penggiling kotoran hewan.

“Selain dua hal diatas, ada satu luaran lagi dari pengabdian masyarakat ini yaitu pendaftaran kelompok tani ke Kemenkumham menjadi kelompok tani Bligon Birawa Pangestu Wijaya. Di akhir pengabdian, tim juga menyerahkan alat atau mesin perajang rumput, alat penggiling kotoran hewan, dan drum fermentasi” ujar Dr Dini.

Masyarakat Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo terutama kelompok tani menyampaikan terima kasih. Karena dapat meningkatkan ketersediaan pakan ternak dan meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok tani dengan pengolahan kotoran ternak menjadi kompos.(Sgi)

BERITA REKOMENDASI