Unimus Launching “Chemicus Art” Batik Ramah Lingkungan

Editor: Agus Sigit

SEMARANG,KRJOGJA.com – Program Studi S1 Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan IPA(FMIPA) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) melakukan “launching” Chemicus Art di taman kampus Unimus, Kamis (30/12/2021).

Program Chemicus Art ini juga bagian dari Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Unimus dalam rangakaian kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dekan FMIPA yang juga Ketua Task Force PKKM Unimus Dr Eny Winaryati MPd didampingi Kaprodi S1 Pendidikan Kimia Fitria Fatichatul Hidayah SSi MPd usai pembukaan menyampaikan chemicus art merupakan kegiatan untuk penguatan mahasiswa dalam berwirausaha. Chemicus Art berawal dari mata kuliah entreprenurship atau wirausaha di bidang yang ada sangkut pautnya dengan kimia, seperti misalnya pembuatan batik ramah lingkungan “eco print” .

“Eco print ini kolaborasi dosen dengan mahasiswa yang menjadikan lebih bersemangatnya mahasiswa dan dosen dalam mengembangkan entreprenurship sebagai salah satu ciri khas di Pendidikan Kimia Unimus. Chemicus berasal dari kata “chemical/chemistry” atau “kimia” dan “art” seni atau seni yang ada kaitannya dengan kimia.

Chemicus Art ini memamerkan berbagai produk ramah lingkungan dan minim limbah buangan dari produk seperti tas, sepatu, kerudung, batik dan lain-lain. Ke depan batik dengan berbagai warna alam pada chemicus art ini akan dicatatkan ke Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Juga kami akan mendirikan rumah pelatihan khusus untuk ini” ujar Dekan.

Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi MPd saat membuka acara chemicus art menyampaikan chemius art ini merupakan kreasi kreatif dari Prodi Kimia Unimus yang bisa mendukung atau menjadi salah satu anasir yang penting dari “edutainment” atau wisata pendidikan yang sedang digalakkan di kampus Unimus. Ini karena kreativitasnya berbasis alam, bawa budaya asli bangsa Indonesia dan ramah lingkungan. Juga sebagai bentuk pelestarian dan pengembangan budaya nasional yaitu batik asli Indonesia.

“Luar negeri senang dan kagum terhadap batik-batik Indonesia, apalagi minimalis limbah dan ramah ingkungan, sehingga kita bisa ekspan ke luar negeri. Kami ucapkan selamat dan apresiasi kepada Prodi Kimia dan tim PKKM atas chemicus art-nya dan selesai pandemi bisa ekspand ke luar negeri” ujar Rektor.

Rektor juga apresiasi atas laporan Dekan FMIPA Unimus kalau chemicus art berhasil mengembangkan dan menggali potensi mahasiswa. Salah satunya mahasiswa ada yang menjuarai (sepuluh besar) lomba desain batik nasional yang diikuti 500 desainer profesional di bidang batik. (sgi)

BERITA REKOMENDASI