Unisbank Semarang Serukan Bonus Demografi Sebagai Peluang

SEMARANG,KRJOGJA.com- Badan Pusat Statistik mencatatkan Indonesia memiliki bonus demografi artinya jumlah penduduk produktif lebih banyak dibandingkan dengan usia non produktif.

Kondisi ini dapat dijadikan peluang sekaligus tantangan. Jika tidak direspon positif, mungkin malah menjadi bencana. Untuk merespon, diperlukan upaya serius untuk meningkatkan kapasitas SDM seiring dengan era revolusi industri saat ini.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unisbank Semarang Dr Safik Faozi SH MHum di sela-sela Seminar Nasional dan Call For Papper dengan tema Optimalisasi Bonus Demografi Indonesia Dalam Era Revolusi Industri 4.0 yang digelar di Kampus Unisbank Bandangisor Semarang , kemaren.

Hal senada juga disampaikan pemateri Prof Ir Eko Indrajit MSc MBA yang juga Ketua Tim Pakar Teknologi Informasi Kemenhan RI sekaligus Rektor Perbanas. Menurutnya, bonus demografi harus direspon dengan memunculkan ragam pengembangan sumber daya manusia. Artinya profesi dan kerjaan yang akan menciptakan, merancang, dan mendayagunakan teknologi dalam berbagai bidang,seperti pertanian,peternakan ataupun kesehatan. Outputnya sesuai dengan tujuan adanya negara kita, yaitu mencerdaskan masyarakat, kesejahteraan umum, sehingga negara berdaulat dan disegani dunia.

Sebelum seminar,  Unisbank Semarang menjalin kerjasama dengan dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  Propinsi Jawa Tengah. Peningkatan SDM dan Penelitian menjadi salah satu ruang lingkup yang dikerjasamakan. (sgi)

 

 

BERITA REKOMENDASI