Walikota Keluarkan SK Kenaikan Tarif Air PDAM

Editor: Ivan Aditya

SALATIGA, KRJOGJA.com – Walikota Salatiga, Yuliyanto mengeluarkan surat keputusan (SK) kenaikan tarif air PDAM Salatiga mulai Juni 2022.

Sesuai SK Walikota Salatiga Nomor 910/290/2022 ditegaskan tarif dasar air minum PDAM Kota Salatiga naik sebesar Rp 100 per meter kubik, dari tarif dasar sebelumnya sebesar Rp 1.000 untuk rumah tangga A.

Perubahan tarif dasar air minum ini juga diterapkan bagi tempat ibadah Rp 100 , rumah tangga B Rp 250 pernah meter kubik, rumah tangga C Rp 400 , dan rumah pondokan Rp 1 400 dari tarif dasar sebelumnya sesuai golongan pelanggan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Salatiga, Pramusinta, mengatakan meski mengalami kenaikan namun jika dibandingkan dengan daerah lain, tarif PDAM Salatiga masih yang terendah.

Untuk diketahui, sebagai perbandingan tarif PDAM golongan rumah tangga A di PDAM Kabupaten Semarang Rp 1.440 per meter kubik Kota Semarang Rp 1.550 , bahkan Kabupaten Kebumen mencapai Rp 2750 per meter kubik. “Golongan rumah tangga A di PDAM Salatiga hanya Rp 1.100 per meter kubik, ” kata Pramusinta saat ikut sosialisasi kenaikan tarif PDAM kepada para ASN, Jumat (13/5) lalu.

Sosialisasi perubahan tarif dasar air minum PDAM Salatiga, mulai dilakukan terhadap unsur PNS di Lingkungan Pemkot Salatiga, yang kemudian akan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada masyarakat di empat wilayah kecamatan di Kota Salatiga.

Direktur PDAM Salatiga, Samino, mengatakan BUMD PDAM selama ini tidak hanya berkontribusi pada pendapatan daerah saja, melainkan juga terhadap kualitas air, sewa tanah dan pajak air tanah. Dimana misi utama PDAM adalah pelayanan kepada masyarakat tentang pengadaan air bersih. (Sus)

BERITA REKOMENDASI