Walikota Tegur Aparat, Semprot Warung Pelanggar PPKM Pakai Blangwir

Editor: Ary B Prass

SEMARANG KRJogja.com – Ketegasan aparat gabungan Satpol PP, Damkar dan TNI & Polri yang bertugas menegakkan aturan PPKM Darurat di Kota Semarang disorot publik lantaran dianggap keterlaluan.
Dalam operasi penegakan PPKM Darurat di wilayah Mijen, aparat Satpol PP bertindak tegas dengan menyita barang-barang dagangan pedagang yang belum menutup warungnya pada jam yang ditentukan. Bahkan di sebuah warung makan Djatie Steak, aparat pemadam sengaja menyemprotkan air dari kran pemadam mobil pemadam.
Video yang beredar di media sosial pun menuai kecaman. Tindakan aparat dinilai keterlaluan. Bahkan penjaja makanan yang sedang mendorong gerobak Ikut kena semprot.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi pada apel PPKM di Simpanglima Semarang, Senin (5/7/2021) malam langsung angkat bicara. Hendi panggilan Hendrar Prihadi menyayangkan tindakan aparatnya. Tindakan tersebut bukan atas perintahnya. Hendi dengan tegas menyampaikan tidak pernah memgeluarkan perintah penyemprotan terhadap pelanggar PPKM.
“Saya berharap penertiban dilakukan dengan cara-cqra humanis dan berperikemanusiaan. Saya juga menghimbau kepada sedulur semua agar ikuti aturan PPKM Darurat, karena semata-mata untuk melindungi Kota Semarang yang kita cintai ini agar selamat dari wabah Covid 19,” ujar Hendrar Prihadi.
Ketua Umum  DPD Forum Komunikasi Organisasi  Masyarakat RI (FORKOMAS RI) Adhi SWN yang menerima banyak pengaduan dari kalangan pedagang dan pemilik warung makan sangat menyayangkan tindakan berlebihan aparat.

BERITA REKOMENDASI