Warga Demo Proyek Tol Bawen-Salatiga

SEMARANG (KRjogja.com) – Warga Kampung Kadimulyo, Desa Karangtengah, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang bersama warga sekitarnya, berdemo dan menuntut ganti rugi kepada pelaksana proyek jalan tol Semarang-Solo, ruas Bawen-Salatiga. Kebun dan sawah mereka tertimbung tanah buangan sudah dua bulan ini belum ada penyelesaian.

Dari pantauan wartawan di lokasi, puluhan kepala keluarga dengan mengendari kendaraan roda empat bak terbuka mendatangi lokasi proyek dan hendak ke kantor pelaksana, PT PP Semarang di Karangtengah. Sebelum berangkat warga berkumpul di masjid Kadimulyo.  

“Warga sudah bersabar dan telah menunggu janji pelaksana untuk memberikan ganti rugi kepada warga sejak dua bulan lalu. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan. Saat demo pertama  dua bulan lalu dijanjikan ganti rugi diberikan akhir Agustus ini,” tandas Kades Karangtengah, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Selasa (30/8/2016).
    
Site Operasional Manager PT PP Semarang, Indra Gunawan mengatakan pihaknya telah mendata jumlah KK yang sawahnya terkena dampak proyek. Jumlah kerugian dari perhitungan Rp 64,9 juta yang akan diberikan kepada warga paling tanggal 8 September.

“Kami meminta kepada warga agar warga membuat surat pernyataan kesepakatan nilai ganti rugi atas dampak banjir lumpur yang terjadi beberapa waktu lalu. Jumlah semuanya Rp 64,9 juta untuk puluhan KK. Ada beberapa warga memang yang belum sepakat dengan jumlah gani rugi ada akan dihitung ulang,” tandas Indra Gunawan. (Sus)

BERITA REKOMENDASI