Warga Isolasi Mandiri Dibantu Sembako

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Warga masyarakat yang dinyatakan positip Covid 19 usai dilakukan swab test harus melaksanakan isolasi mandiri. Praktis jika isolasi mandiri maka tidak bisa melaksanakan aktifitas kerja. Disaat seperti itu, bantuan tetangga sangat dibutuhkan agar bisa menyambung hidup karena tidak bekerja dan pemasukanpun tidak ada.

Sebagai bentuk kepedulian bagi warga yang melaksanakan isolasi mandiri. Pemerintah Kecamatan Gemuh memberikan bantuan sembako. Melalui Satgas Penanganan Covid 19, Pemerintah Kecamatan Gemuh dan Pemdes Pucangrejo memberikan bantuan untuk keperluan sehari-hari.

Bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, mi instan dan telur ini, diserahkan kepada kepala desa, untuk selanjutnya dibagikan langsung ke warga yang sedang menjalani isolasi mandiri setelah sebelumnya dilakukan pengecekan kesehatan oleh bidan setempat. Camat Gemuh, Muhamad Fatoni mengatakan bantuan ini bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang menjalani isolasi mandiri.

“Langkah ini dilakukan sebagai penerapan program jogo tonggo agar mereka yang menjalani isolasi mandiri terbantu dan tidak menimbulkan klaster baru di lingkungannya,” ujar Toni, Senin (21/12/2020).

untuk di Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh, sembako sebanyak 10 paket diberikan kepada Kepala Desa untuk selanjutnya diserahkan ke warga yang menjalani isolasi mandiri. “Tidak hanya di Desa Pucangrejo saja, namun seluruh desa di Kecamatan Gemuh, jika ada warganya yang menjalani Isman akan dibantu,” lanjutnya.

Paket sembako langsung diserahkan Kades Pucangrejo bersama perangkat sekaligus memantau dan memeriksa kondisi kesehatan warganya yang sedang isolasi mandiri. Dengan menerapkan protokol kesehatan, sembako diletakan di depan rumah dan menjaga jarak.

Kepala Desa juga memberikan arahan dan semangat kepada warga untuk tetap menjaga kesehatan dan makan yang bergizi. Menurut warga yang menerima bantuan, Bawen, bantuan ini sangat membantu, apalagi hampir warga yang menjalani isolasi sudah tinggal didalam rumah selama dua pekan.

“Bantuan ini setidaknya bisa membantu mencegah penyebaran di lingkungan dengan tetap berada didalam rumah untuk menjalani isolasi mandiri,” ujar Bawen, warga yang sudah dua pekan menjalani isolasi mandiri bersama istri dan anaknya.

Sementara itu, Kades Pucangrejo, Agus Riyanto menuturkan, Satgas Jogo Tonggo didesanya sudah terbentuk sampai sampai tingkat RW. Menurutnya, selain memberikan bantuan sembako pihak Pemdes bersama bidan setempat juga melakukan pengecekan dan pengawasan keseahatan warga yang menjalani isolasi mandiri.

“Untuk saat ini ada 10 kepala keluarga yang menjalani isolasi mandiri dan kebutuhan sehari-hari dibantu pemerintah desa dan kecamatan,” ungkap Agus. (Ung)

BERITA REKOMENDASI