Warga Jomblang Tak Khawatir Lagi Tanah Longsor

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Masyarakat Jomblang Kecamatan Candisari Semarang sekarang tak lagi merasa was-was akan kondisi wilayahnya yang sebelumnya terdapat problem seperti ancaman tanah longsor, jalan rusak dan sejumlah sarana prasarana yang tidak memadai untuk kebutuhan masyarakat. Setelah rampungnya proyek TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-106 2019 di wilayah tersebut, sejumlah problem wilayah teratasi dan kini masyarakat sudah dapat merasakan manfaatnya.

Dandim 0733 BS Semarang Kolonel Kav Zubaedi SSos MM, Rabu (31/10/2019) menutup TMMD dengan menyerahkan naskah penyelesaian proyek kerjasama TMMD yang didukung penuh Pemkot Semarang, kepada Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kota Semarang, Trijoto Sardjoko SH MM yang mewakili Walikota Semarang Hendrar Prihadi SE MM.

TMMD berhasil membangun talud makam RT 04 RW 11 dengan volume 200 M3, perbaikan saluran air di RT03 RW 07 dengan volume 225 M3 dan pavingisasi jalan wilayah RT 01 RW 15 volume 200 M3. Selain itu juga pembuatan instalasi air bersih di Masjid At Taqwa serta perbaikan 10 unit rumah milik warga tidak mampu.

Pengaspalan jalan juga dikerjakan di wilayah RT01 RW 11 dengan volume 300 M3, serta pembuatan talud di belakang kantor Kelurahan Jomblang. Selain pembangunan fisik, kegiatan non fisik yang digelar antara lain pasar murah, pengobatan gratis, pemasangan alat kontrasepsi KB gratis, penyuluhan KB, donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan hukum dan bahaya narkoba.

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dalam amanatnya yang disampaikan Dandim 0733 BS Semarang selaku inspektur upacara menandaskan, bahwa TMMD merupakan upaya untuk mewujudkan percepatan pembangunan untuk mensejahterakan rakyat.

"Makna yang terkandung dari tema tersebut adalah, TNI bersama dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat secara bersama-sama melaksanakan percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," papar Dandim membacakan amat Pangdam IV Diponegoro.

Pangdam IV mengharapkan agar semua komponen yang terlibat dalam TMMD terus memelihara semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat, dengan membantu menyelesaikan permasalahan dan memberikan kontribusi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pelihata terus semangat gotong-royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini," tandas Pangdam IV Diponegoro disampaikan Dandim 0733 BS Semarang, Kolonel Kav Zubaedi SSos MM di lapangan Asrama TNI AD Mrican.

TMMD di wilayah Kodim 0733 BS Semarang ditutup ditandai pemukulan kentongan dan penyerahan kunci rumah yang selesai diperbaiki secara simbolik oleh Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnas Andrarasmara. (Cha)

 

BERITA REKOMENDASI