Warung Siaga Covid, Ketahanan Pangan Pasien Isolasi Mandiri

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Koramil 13 Semarang Selatan menginisiasi Warung Siaga Covid ada di setiap wilayah Kelurahan sebagai pendukung kegiatan PPKM Mikro Zonasi. Warung-warung yang disiagaan adalah milik warga setempat yang bisa melayani kebutuhan pasien isolasi mandiri.

Danramil 13 Semarang Selatan Mayor Inf Rahmatullah AR SE MM, Senin (22/02/2021) mengungkapkan keberadaan warung yang menyediakan barang kebutuhan pokok sangat strategis untuk menyuplai kebutuhan pasien selama isolasi mandiri. Pasien isolasi mandiri bisa dilayani dengan cara pesan antar, tanpa yang bersangkutan harus keluar rumah dan meningkatkan resiko penularan bagi warga lain.

Para Babinsa dan Bhabinkamtibmas bisa membantu dengan mengantarkan pesaran dari Warung Siaga ke rumah tempat isolasi mandiri dengan tetap menggunakan standart protokol kesehatan. Keberadaan Warung Siaga Covid 19 sudah ada di wilayah Kelurahan Peterongan. menurut Lurah Peterongan, Maria Sri Hastuti SE di wilayahnya terdapat 3 Warung Siaga Covid 19.

“Kesemuanya adalah warung warga yang menyediakan kebutuhan bahan pokok. Pemesanan barang kebutuhan bisa langsung dan teknis pengantarannya dibantu Satgas Covid Kelurahan, termasuk para Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujar Lurah Peterongan.

Keberadaan Warung Siaga Covid menurutnya untuk menekan angka penyebaran. Dalam penerapan PPKM Mikro Zonasi, keberadaan Warung Siaga Covid bisa mengurangi keluar masuknya pedagag dari luar kampung. Sehingga menurut Maria, kampung akan lebih steril dari warga luar.

Bersama Koramil 13, Kelurahan Peterongan juga melakukan zonasi wilayah yang terdapat pasien dan yang aman tanpa ada pasien. Zona-zona tersebut ditandari dengan semacam rambu zona merah, zona orange, zona kuning dan hijau. Selain Zona Hijau, warga dihimbau untuk tidak beraktifitas dan berada di zona kuning maupun orange. Bahkan di Zona Merah, tertutup bagi aktifitas warga kecuali petugas yang melakukan tugas penanganan Covid 19.

Keberadaan Warung Siaga Covid pun mengacu pada standart pengamanan protokol kesehatan. Seperti halnya warung milik Sumiati (65), seluruh ruangan dipasang penyekat plastik untuk menghindari penyebaran droplet. Untuk pembeli yang berada di zona kuning hingga merah hanya dilayani pesan antar. (Cha)

BERITA REKOMENDASI