Wisuda Virtual Unika Dirasakan Seperti Nyata

SEMARANG,KRJOGJA.com – Unika Soegijapranata Semarang untuk yang ketiga kalinya sejak pandemi covid-19 Maret 2020 lalu, menyelenggarakan wisuda secara virtual, Sabtu (19/9/2020). Wisuda yang juga disiarkan pada laman You Tube ini, menambahkan teknologi digital selain teknologi Face Tracking (FT) Animation yaitu Augmented Reality (AR) dan menggabungkan keduanya sehingga diharapkan pelaksanaan wisuda menjadi semakin sempurna dan mendekati kondisi aslinya.

Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC dalam sambutannya manyatakan wisuda periode III tahun 2020 kali ini juga menggunakan cara-cara baru yang sudah diperkenalkan Unika Soegijapranata sejak wisuda periode I tahun 2020. Dengan penggunaan teknologi Face Tracking, penyelenggaraan wisuda menjadi virtual namun serasa secara fisik tetap terselenggara. Para wisudawan juga diajak untuk terlibat di dalamnya dengan mengabadikan saat-saat bersejarah ketika dipindah kucirnya oleh Rektor dengan penggunaan aplikasi snapchat yang diintegrasikan dengan Augmented Reality (AR).

“Gabungan antara fisik dan digital ini menjadi istilah baru yang disebut “figital” atau fisik dan digital. Kami berharap wisudawan dan wisudawati beserta orangtua dan pasangan masing-masing tetap bisa merasakan kebahagiaan ketika diwisuda di dunia figital” ujar Rektor.

Pengalaman figital di kampus Unika Soegijapranata sebenearnya sudah dirasakan selama studi di kampus ini sejak sebelum masa pandemi. Di perpustakaan Unika Soegijapranata, mahasiswa dapat menyimak resensi buku melalui tokoh virtual yang muncul pada saat ponsel diarahkan ke sampul buku yang disediakan, menggunakan teknologi yang disebut Augmented Reality (AR) atau Realitas Berimbuh.

Salah satu wisudawan dari Fakultas Psikologi Sapto Aji Hutomo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Unika Soegijapranata karena masih memberikan yang terbaik bagi wisudawan hingga saat paling membahagiakan di akhir studi mereka. Dira merasa pelaksanaan wisuda periode III 2020 ini lebih bagus dan lebih maksimal kualitasnya dari wisuda-wisuda sebelumnya. Dan wisuda periode I dan II-pun dianggapnya lebih bagus dibanding kampus kampus lain dan mendapat pengharaagan atau tercatat di rekor LEPRID, sehingga wisuda periode III ini sangat lebih baik lagi.

“Dalam wisuda periode III ini, saya seolah-olah seperti merasakan hadir secara nyata di wisuda, dengan ditampilkannya beberapa perwakilan orang dengan menggunakan toga di baris depan, sehingga terlihat nyata, sambungnya. Sedangkan tutorial dalam pengunduhan gambar atau foto serta perekaman dengan menggunakan snapchat sewaktu pemindahan kucir juga sudah rinci, lengkap dan jelas. Bagi wisudawan yang belum pernah menggunakan pasti bisa mengikuti petunjuk yang diberikan,”jelas Aji.(Sgi)

BERITA REKOMENDASI