‘Yudha Putra’ Dituntut Eksis Mengawal NKRI

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG KRJogja.Com – Yudha Putra merupakan putra-putri pejuang atau Legiun Veteran RI (LVRI) dituntut menjadi garda terdepan mewakili kalangan muda dalam menjaga dan mempertahankan Kedaulatan Negara Kesatuan RI.

“Hal ini harus tercermin dalam tindakan keseharian. Baik saat berseragam yang gagah, maupun saat lepas seragam dan berada di tengah masyarakat,” ungkap Sekretaris PD Pemuda Panca Marga (PPM) Jateng Adhi SW, mewakili Ketua PD PPM Jateng Hj Gatyt Sari Chotijah SH MM, saat mengukujkan Batalyon 04 Yudha Putra Kabupaten Kendal, Rabu (9/6/2021).

Adhi SW menyampaikan pesan Ketua PD PPM Jateng kepada seluruh anggota Resimen Yudha Putra Batalyon 04 agar menjaga kesolidan dengan merapatkan barisan ke ayahanda LVRI.

“PPM dan Resimen Yudha Putra merupakan kesatuan yang tak bisa dipisahkan sebagai anak biologis Legiun Veteran RI-Piveri. Kita adalah anak-anak pejuang yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan melalui surat keputusan presiden atas penghormatan orang tua kita sebagai Veteran RI. Jadi bukan asal ngaku-ngaku anak veteran bisa menjadi PPM. Oleh karena itu ada tuntutan bagi kita semua sebagai penerus cita-cita perjuangan para veteran yang mengedepankan semangat juang 45. Di tangan kita semangat juang 45 jangan pernah padam. Oleh karena itu harus kita kobarkan dan tanamkan pada setiap generasi muda untuk mengawal NKRI,” tegas Adhi menyampaikan pesan Gatyt Sari Chotijah.

Kharis Moch MM, Komandan Batalyon 04 Resimen XI Yudha Putra menyatakan kesiapannya memimpin pasukan putra-putri veteran pejuang dan berkontribusi bagi bangsa, negara dan masyarakat.

“Setelah dikukuhkan, sesegera mungkin kami akan merapatkan barisan kepada Pemerintah Daerah dan bersama elemen masyarakat untuk menjalin kerjasama,” ungkap Kharis Moch MM.

BERITA REKOMENDASI