1.200 Kubik Lumpur Penyumbat Bendung Gondangyoso Dikeruk

Editor: KRjogja/Gus

WONOGIRI (KRjogja.com) – Pemerintah Kabupaten Wonogiri khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) siap merehabilitasi Bendung Gondangyoso Sendangrejo Kecamatan Baturetno. Dengan dibiayai pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) Rp 1,8 miliar lebih diharapkan bendung tadah hujan itu akan lebih optimal dalam mengoncori lahan  pertanian hingga sekitar 500-600 hektare.

Kepala DPU Kabupaten Wonogiri Ir Sri Kuncoro MM, Jumat (23/3), menyebutkan jika dimaksimalkan bendung Gondangyoso mampu mengairi lahan sawah hingga 800 hektare. "Namun karena kondisinya yang rusak serta penuh sedimentasi (lumpur) selama ini bendung itu hanya mampu mengoncori lahan sekitar 20-100 hektare," kata Sri Kuncoro.

Menurut Kepala Bidang Pengairan DPUK setempat, Bowo Dwi Hartono ST MT, tahun ini sektor pengairan di daerah tersebut mendapatkan kucuran DAK tahun 2018 sebesar  Rp 7,5 miliar lebih. Dari angka itu, untuk pengerjaan 10 paket atau proyek, dimana dana terbesar Rp 1,8 M dialokasikan untuk rehab Bendung Gondangyoso Kacamata Baturetno ini.

"Selain untuk membangun  jaringan irigasi sepanjang 800 meter lebih kami juga akan mengangkat atau  mengeruk lumpur yang selama ini memenuhi bendung hingga sebanyak 1.200 meter kubik," lanjut Bowo sembari menambahkan jika ribuan kubik sedimentasi dikeruk dipastikan tandon air makin banyak sehingga memenuhi kebutuhan petani yang membutuhkan oncoran. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI