1.775 PPDP Pilkada 2020 Sukoharjo Ikuti Rapid Test

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 1.775 orang petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) Pilkada 2020 mengikuti rapid test. Kegiatan difasilitasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo di masing masing Puskesmas disetiap kecamatan. Hasil rapid test tersebut dijadikan rekomendasi untuk menentukan kelayakan PPDP saat bertugas dalam Pilkada 2020 ditengah pandemi virus corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Rabu (8/7) mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo sebelumnya menerima permintaan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo terkait kesiapan pelaksanaan Pilkada 2020 ditengah pandemi virus corona. Kondisi tersebut membuat KPU Sukoharjo harus memastikan kesehatan petugasnya saat bekerja. Karena itu harus dilakukan rapid test untuk mengetahui apakah para PPDP tertular virus corona atau tidak.

Rapid test wajib diikuti oleh semua PPDP yang bertugas di 12 kecamatan. Total ada 1.775 orang PPDP mengikuti rapid test tersebut di Puskesmas di wilayah tugas masing masing. Tempat rapid test lain juga dibuka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo di laboratorium kesehatan daerah Sukoharjo.

“Pelaksanaan rapid test bagi PPDP ini sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan ditengah pandemi virus corona dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada 2020,” ujarnya.

Yunia mengatakan, rapid test bagi PPDP juga sudah menjadi instruksi dari KPU RI. Karena itu, KPU disemua daerah termasuk di Sukoharjo wajib melaksanakannya.

BERITA REKOMENDASI