1 Juta Salawat Tibbil Qullub, Berharap Corona Diangkat dari Bumi

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pembacaan 1 juta salawat Tibbil Qullub secara serentak oleh masyarakat Kabupaten Karanganyar dari 17 kecamatan dilakukan, Jumat (05/02/2021) malam. Ini merupakan upaya spiritual memulihkan kondisi sosial ekonomi di masa Pandemi Covid-19.

Bupati Juliyatmono bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) memimpin pembacaan salawat secara virtual. Sedangkan perangkat pemerintah lainnya mengikutinya melalui saluran program nirkabel di 177 desa/kelurahan. Sholawat kali ini dipimpin oleh Ahmad Hudaya.

“Sholawat ini juga diikuti 17 kepala kantor KUA di Karanganyar dan masyarakat luas melalui youtube dan virtual. Jika masing masing kecamatan 200 sholawat maka sudah 1 juta sholawat,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono jelang pembacaan salawat.

Ia mengajak masyarakat selalu bersyukur atas limpahaan nikmat dan karunia Allah berupa kesehatan. Bagi pasien Covid-19 supaya segera disembuhkan. Bagi yang meninggal dunia semoga kusnul khotimah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa yang tidak henti-hentinya selalu mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Dengan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tambahnya.

Menyinggung dua hari di rumah saja sesuai edaran Gubernur Jawa Tengah, Bupati Juliyatmono memaknainya sebagai sunah muakad. Dalam arti jika memang tidak ada kepentingan yang urgen tidak perlu keluar rumah.

Namun demikian aktivitas perekonomian tetap berjalan. Pasar tetap buka namun seluruh pedagang dan pembeli wajib menerapkan protokol kesehatan. Sedangkan penyelenggaraan hajatan diharapkan dengan sistem banyu mili tanpa memberi kesempatan tamu berkerumun.

“Diberikan makanan bungkus lalu dibawa pulang dan jangan lupa memasukkan sumbangan. Hiburan ala kadarnya dan tetap menjalankan protokol kesehatan,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI