12 SMPN Di Sukoharjo Kesulitan Penuhi Kuota Siswa Baru

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sebanyak 12 SMP Negeri sampai sekarang masih belum mampu memenuhi kuota siswa baru. Mereka telah diberi kesempatan membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online dan offline. Meski demikian diperkirakan hingga batas akhir sebelum 17 Juli atau awal tahun ajaran baru 2017/2018 mereka masih mengalami kesulitan.

Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Dwi Atmojo Heri, Jumat (7/7) mengatakan, fokus utama sekarang yakni berusaha keras memenuhi kuota siswa baru untuk 12 SMP Negeri. Sebab dari total 41 baru ada 29 SMP Negeri yang sudah mampu memenuhi kuota siswa baru.  

Beberapa kendala menjadi penyebab 12 SMP Negeri sulit memenuhi kuota siswa baru. Salah satunya berkaitan dengan kualitas sekolah tersebut. Selain itu juga terpengaruh faktor lain seperti jarak dan sulitnya akses ke sekolah.

“Masyarakat akan melihat kondisi dan sejarah sekolah lebih dulu sebelum mendaftarkan anaknya. Kemungkinan ke-12 SMP Negeri tersebut memang bukan menjadi pilihan utama saat PPDB online. Jadi mereka diberi kesempatan membuka PPDB offline,” ujarnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo terus memberikan bantuan agar 12 SMP Negeri dapat memenuhi kuota. Salah satunya membantu memberikan sosialisasi ke masyarakat.

“Hasilnya sudah ada satu atau dua tambahan siswa baru di 12 SMP Negeri tersebut. Sisa waktu hingga batas akhir 16 Juli atau sebelum tahun ajaran baru dimulai 17 Juli akan terus dikebut,” lanjutnya.

Para guru dan kepala sekolah juga diminta aktif melakukan sosialisasi dan penjaringan siswa baru keluar wilayah atau daerah. Hal itu dilakukan agar informasi PPDB offline bisa diketahui masyarakat. (Mam)

BERITA REKOMENDASI