120 Tenaga Lepas Lipat 700 Ribu Surat Suara

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – KPU Karanganyar mempekerjakan 120 orang tenaga upahan untuk menyortir dan melipat lembar surat suara Pilgub Jawa Tengah. Di hari pertama penyortiran, mulai terdeteksi surat suara tak layak pakai.

"Terdapat kerusakan dengan berbagai kondisi. Misalnya gambar paslon bupati wakil bupati berbayang di lembar kertas dan grid warna tak sesuai," kata Komisioner KPU divisi Keuangan, Umum dan Logistik Triastuti Suryandari kepada wartawan, Selasa (22/5/2018).

Sebanyak 700.513 surat suara itu tiba di kantor KPU Karanganyar pada Minggu (20/5/2018) lalu. Jumlah tersebut sesuai daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada serentak di Karanganyar sebanyak 681.477 lembar ditambah 2,5 persen surat suara cadangan dan 2 ribu lembar lagi jika dilakukan pemungutan ulang. Adapun sortir dan pelipatan dilakukan di aula kantor Kelurahan Cangakan, Kecamatan Karanganyar Kota yang terletak berdekatan dengan kantor KPUD. Triastuti mengatakan, pihaknya mempekerjakan 120 orang mengerjakannya. Mereka bekerja mulai pukul 08.00 WIB-16.00 WIB.

"Mereka itu warga sekitar. Ibu-ibu rumah tangga dan anggota karang taruna kelurahan. Tidak sulit menyortir kemudian melipatnya. Hanya butuh teliti saja. Ada panduan singkat tata caranya. Dibagi 12 kelompok dimana masing-masing ditugaskan seorang dari KPU untuk memandu dan mengawasi," katanya.

Mengenai surat suara rusak, lanjutnya, dikumpulkan secara terpisah kemudian dilaporkan ke KPU Provinsi Jawa Tengah. Nantinya didistribusi penggantinya setelah seluruh penyortiran di kabupaten/kota penyelenggara pemilu selesai. KPU Karanganyar menargetkan pelipatan surat suara selesai dalam tiga hari.

Sejumlah personel Polres Karanganyar terlihat berjaga di depan gedung mengamankan proses pelipatan. Untuk menjaga keamanan proses pelipatan, seluruh tenaga upah harus memakai tanda identitas. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI