14 Tahun Tsunami Aceh, Mahasiswa ISI adakan Teatrikal

SOLO, KRJOGJA.com – Mahasiswa program doktoral Institut Seni Indonesia (ISI) Solo asal Aceh menggelar aksi teatrikal memperingati 14 tahun tsunami Aceh sekaligus menggalang dana peduli tsunami Selat Sunda di halaman Pasar Gedhe. 

Dikemas dengan tajuk 'Smong' yang dalam Bahasa Aceh berarti tsunami, mereka melumuri sekujur tubuh dengan cat warna putih disertai gerak teatrikal menggambarkan keganasan bencana alam yang menimbulkan kepanikan serta merenggut korban jiwa dan kerusakan harta benda.

Peserta Aksi Rasyidin di halaman Pasar Gedhe, Kamis (27/12) menjelaskan tsunami Aceh yang merenggut ribuan korban jiwa , menyisakan duka amat mendalam, bahkan masih terngiang hingga saat ini. Begitu mendalam goresan duka akibat bencana alam itu, masyarakat Aceh setiap tahun memperingati peristiwa tersebut dengan cara masing-masing. Demikian halnya mahasiswa asal Aceh yang kini menempuh pendidikan di Solo, melakukan hal sama.

Kebetulan hampir bersamaan dengan peringatan 14 tsunami Aceh, terjadi pula bencana serupa di Selat Sunda yang merenggut ratusan korban jiwa. 

"Kami bisa merasakan duka yang dialami korban tsunami Selat Sunda, sehingga mendorong sejumlah mahasiswa Aceh untuk peduli dengan menggalang dana bagi mereka yang saat ini masih dalam ketidakpastian," ujarnya sembari menyebut, seberapapun dana yang terkumpul, akan disalurkan sebagai bentuk solidaritas. (Hut)

BERITA REKOMENDASI