17 Anak Yatim Piatu karena Ortu Meninggal Covid Disantuni Polda Jateng

Editor: Agus Sigit

SRAGEN, KRjogja.com – Sebanyak 17 anak di Kabupaten Sragen yang menjadi yatim piatu karena orangtuanya meninggal terpapar Covid-19, dirangkul masuk program anak asuh Aku Sedulurmu

yang digagas Polda Jateng. Para anak ini bakal mendapat santunan bulanan untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari yang akan ditransfer langsung oleh Polda Jateng.

Santunan akan dicairkan langsung ke rekening sebesar Rp 5 juta sampai Rp 7,2 juta untuk setahun. Ketujuh belas anak ini dikumpulkan di Mapolres Sragen, Senin (16/8). “Anak korban Civid ini datanya kita cari sendiri dan belum terdata di Dinsos. Saya perintahkan setiap Kapolsek untuk mencari yang yatim piatu dan tidak ada keluarga yang merawat. ini yang kita perhatikan dan kita ikutkan program Aku Sedulurmu,” ujar Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi.

Kapolres menjelaskan pihaknya sudah berkomitmen secara pribadi dan jajaran untuk menjadikan mereka sebagai anak asuh Polres Sragen. Hal itu juga selaras dengan program Aku Sedulurmu

yang dirintis Kapolda Jateng. Program tersebut diimplementasikan dengan memberikan pembiayaan pendidikan anak- anak yatim piatu yang ditinggal orangtuanya akibat covid-19.

Mereka yang didata mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Untuk Sragen, menurut Kapolres sudah ada 17 anak yatim piatu yang terdaftar dan akan mendapatkan bantuan dari Kapolda. “Nanti akan diberikan beasiswa selama satu tahun penuh. Jadi nanti anak- anak akan diberikan buku tabungan dengan dilengkapi ATM merupakan biaya penunjang pendidikan,” terangnya.

Setiap anak usia SD akan menerima santunan Rp 5 juta pertahun, SMP Rp 7 juta dan SMA 7,2 juta pertahun. Uang akan ditransfer langsung oleh Kapolda ke rekening setiap anak yatim piatu tersebut. Uang tersebut diharapkan bisa untuk membiayai kebutuhan anak, membeli buku dan alat tulis, les tambahan, kemudian seragam, sepatu dan sebagainya. (Sam)

 

 

BERITA REKOMENDASI