200 KK Di Kecamatan Weru Kekurangan Air Bersih

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sebanyak 200 kepala keluarga (KK) di Desa Ngreco, Alasombo, Karangmojo dan Tawang di Kecamatan Weru kekurangan air bersih. Mereka sekarang mengandalkan kebutuhan air bersih dari bantuan.

Kasi Trantib Kecamatan Weru Sriyanto, Jumat (22/9) mengatakan, kondisi kemarau sekarang cukup panjang dan berdampak pada kekeringan. Tidak hanya lahan pertanian, panas juga membuat sumur warga mongering.

Dari empat desa terdampak kemarau panjang tersebut tiga diantaranya sudah mengajukan permintaan bantuan air bersih. Permintaan tersebut kemudian difasilitasi pihak Kecamatan Weru dengan meminta bantuan kesejumlah pihak.

Bantuan air bersih kemudian datang dari berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta. Bantuan sudah dikirim sejak beberapa hari lalu. Terakhir bantuan air bersih datang dari para alumni siswa SMPN 2 Sukoharjo angkatan 1987 atau (Espero). 

“Warga di Desa Ngreco, Alasombo dan Tawang sudah mengajukan permintaan bantuan air bersih dan bantuan sudah dikirim. Namun untuk Desa Karangmojo sepertinya belum karena warga masih mengandalkan sisa air sumur,” ujar Sriyanto.

Panasehat Espero alumni SMPN 2 Sukoharjo angkatan 1987 Parwanto mengatakan, melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan air bersih untuk waga di Desa Tawang, Kecamatan Weru. Bantuan diberikan disana karena warga sangat membutuhkan air bersih setelah terdampak kemarau panjang.

Untuk melakukan distribusi bantuan air bersih pihak Espero melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti dari desa, kecamatan, tokoh masyarakat dan Banser. Bantuan juga diberikan setelah ada permintaan. “Total bantuan air bersih dari Espero ada 25 tangki dan disalurkan untuk warga yang membutuhkan,” ujarnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI