2020, Pemkab Karanganyar Bidik 5 Juta Wisatawan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Tren positif pariwisata alam dan religi di Kabupaten Karanganyar mampu mendongkrak pengunjung sekitar 2 juta orang pada 2017. Melalui perbaikan infrastruktur dan promosi, bukan tidak mungkin pada tahun 2020 mencapai 5 juta pengunjung. 

"Tahun 2016 saja, jumlah kunjungan sudah 1,5 juta. Ini dihitung dari jumlah lembar tiket yang terjual di lokasi wisata milik Pemkab saja. Seperti Museum Manusia Purba Klaster Dayu, Candi Sukuh dan Candi Cetho, Pablengan," kata kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawoto, Minggu (18/03/2018). 

Di luar obyek dikelola Pemkab itu, diperkirakan milik swasta dan desa jauh lebih banyak menyumbang efek positif. Industri pariwisata potensial berkembang justru secara mandiri oleh kalangan tersebut. Pemkab Karanganyar membuka seluas-luasanya kesempatan berpartisipasi aktif bidang pariwisata. Pemerintah hanya bertugas memfasilitasi sarana prasananya. 

“Kolam renang Intanpari itu milik BUMD. Tiketnya Rp 7000 per orang. Kini justru ada pesawat dan helikopter di sarana edupark tiketnya hanya Rp 5000. Kami mengejar multi pleyer efek lebih besar,“ imbuhnya.

Menurut Titis angka kunjungan 5 juta pada tahun 2028 sangat realistis. Jumlah kunjungan itu efektif menyokong industri pariwisata mandiri yang berefek positif pada jasa transportasi, kuliner, perhotelan dan UMKM. (Lim)

BERITA REKOMENDASI