216 Kasus Meninggal, Kasus Positif Corona di Sukoharjo Masih Tinggi

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Kasus meninggal dunia positif virus corona disertai penyakit penyerta terus bertambah. Akumulasi sekarang mencapai 216 kasus. Penambahan juga terjadi pada kasus positif virus corona aktif terakumulasi 465 kasus. Kondisi tersebut terjadi ditengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Sabtu (23/1), mengatakan, melihat grafik perkembangan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui pada 16 Januari ada 200 kasus positif virus corona meninggal, angka tersebut kemudian naik pada 18 Januari menjadi 207 kasus, terakhir 22 Januari kembali terjadi kenaikan terakumulasi 216 kasus.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo melihat pergerakan angka kasus meninggal dunia positif virus corona tersebut sangat tinggi. Sebab pergerakan kasus terjadi hampir setiap hari.

Akumulasi kasus meninggal dunia positif virus corona tersebut merupakan pasien dengan riwayat memiliki penyakit penyerta. Kondisi tersebut membuat pasien melemah meski telah mendapat penanganan dari petugas.

“Akumulasi kasus meninggal dunia positif virus corona 216 kasus dan dilihat dari pergerakan angka terus naik,” ujarnya.
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui akumulasi kasus positif virus corona per 22 Januari 3.616 kasus. Rinciannya, 292 kasus isolasi mandiri, 173 kasus rawat inap, 2.935 kasus sembuh dan selesai isolasi mandiri, 216 kasus meninggal dunia.

BERITA REKOMENDASI