25 Desa Tunggak Pajak Dana Desa

SRAGEN, KRJOGJA.com – Sebanyak 25 desa di Kabupaten Sragen dilaporkan masih menunggak pajak pemakaian dana desa (DD) tahun 2016. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dalam waktu dekat akan memanggil kepala desa (Kades) yang belum membayar pajak tersebut.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Selasa (5/9) mengatakan, dirinya belum mengetahui detail desa-desa mana saja yang menunggak pajak DD. Namun laporan tunggakan pajak dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ini secepatnya akan ditindaklanjuti.

Menurut Yuni, belum terbayarnya pajak DD tahun 2016 itu juga belum dilaporkan ke bupati. Namun dipastikan desa yang menunggak pajak akan dipanggil. "Nanti kami cek dulu desa mana saja. Tapi 25 desa itu akan kami panggil secepatnya untuk mengetahui kenapa belum membayar pajak," ujarnya.

Yuni menduga, ada beberapa faktor penyebab sehingga beberapa desa belum membayar pajak. Entah itu berhubungan dengan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di desa sehingga belum bisa membuat laporan, atau ada sebab lain. 
"Nanti setelah kita panggil, baru diketahui apa penyebabnya. Yang pasti kami mengimbau desa segera menyelesaikan masalah ini agar tidak menghambat pencairan DD tahun berikutnya," tandas Yuni.

Kemenkeu melansir sebanyak 25 desa di Kabupaten Sragen diketahui masih nunggak pajak dana desa (DD) Tahun 2016. Atas kondisi itu, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) setempat diminta untuk memperketat dan tidak melakukan pencairan dana desa (DD) apabila tidak terpenuhi persyaratan. (Sam)

BERITA REKOMENDASI