29 Pelatih Ikuti Pelatihan Bulutangkis Level 1 BWF

Editor: Agus Sigit

SOLO, KRjogja.com – Sebanyak 29 pelatih dari berbagai daerah mengikuti Pelatihan Pelatih Bulutangkis level 1 BWF yang digelar di hotel Grand HAP Solo, Selasa (23/11). Pelatihan yang dilaksanakan Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Tengah ini berlangsung hingga 28 Nopember.

Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi para pelatih agar tak terjebak pada program yang tidak benar. Mereka harus diberi pembekalan agar tidak punya paradigma masa lalu yakni mengikuti cara latihan ketika menjadi atlet.

“Pelatih biasanya mantan pemain. Kami kawatir jika tak diberi pembekalan, mereka menggunakan filosofi latihan yang pernah dialami,” jelas Basri Yusuf, ketua PBSI Jateng. Bisa jadi apa yang diterapkan tidak membina, tapi mencederai.

Dengan dilaksanakan kegiatan ini, mereka didorong bisa membuat program latihan yang benar dan menerapkan sport sains. Menurut Basri Yusuf, Jateng sedang melakukan percepatan pelatihan pelatih. Sebelumnya hal yang sama juga dilaksanakan di Semarang diikuti 18 orang.

Ia berharap di Jateng semakin banyak pelatih bersertifikat. Program PBSI ini sejalan dengan FKor UNS yang mencetak sarjana yang memiliki kompetensi bersertikat. Sebanyak 29 peserra adalah mahasiswa dan dosen luar biasa yang sudah melatih.

“Jadi kalau mereka lulus, nantinya membawa ijazah dan sertifikat pelatih bulutangkis,” tambah Sapta Kunta.-(Qom)

 

BERITA REKOMENDASI