3 Ribu Keluarga ‘Ngeyel’, Bupati Home Visit Penolak Imunisasi

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Bupati Karanganyar, Juliyatmono berencana mengunjungi keluarga penolak imunisasi. Dirinya juga akan memberi penjelasan secara langsung kepada mereka terkait pentingnya pemberian zat kekebalan tubuh.

"Sekarang tidak cukup hanya meneken surat pernyataan. Saya harus turun langsung ke mereka. Saya akan bujuk sendiri sampai mau diimunisasi," kata Juliyatmono, Kamis (18/10).

Berdasarkan perhitungan sementara, terdapat 3 ribu keluarga menolak imunisasi asal Kelurahan Blumbang dan Kalisoro di Tawangmangu serta kecamatan Jatiyoso. Mereka membiarkan anak-anaknya tumbuh tanpa imunisasi. Berbagai alasan disampaikan ke Pemkab melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), utamanya menyalahi keyakinannya.

"Berihtiyar agar keluarga sehat adalah wajib. Itu yang harus kita yakini. Salah satu caranya imunisasi. Sebab banyak penyakit mengancam putra putri kita," katanya.

Ia bersama DKK tengah menjadwalkan home visit ke 3 ribu keluarga itu. Jumlahnya cukup signifikan jika dibanding total penduduk Karanganyar sekitar 700 ribu keluarga.

"Jika benar-benar menolak meski kita sudah berupaya menyarankan, akan kembali diminta membuat surat pernyataan," katanya.
Pendataan kondisi keluarga melibatkan Ketua Rt dan Rw yang merupakan sosok paling mengenal warganya. Rencananya, Pemkab mengalokasikan dana pengadaan laptop bagi para tokoh masyarakat itu. Peralatan itu membantu memasukkan data warganya terkait kondisi sosial ekonomi sampai imunisasi anak. Data tersebut diunggah ke sistem satker yang membidangi.

"Sedang didata supaya konkret membuat jadwal home visit. Kita berdayakan ketua Rt dan Rw untuk membuat laporan," katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI