3 Tahun Ambrol, Warga Minta Perbaikan Jembatan Plesan

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Jembatan Plesan yang ambrol sejak 2013 menyebabkan akses warga di Desa Plesan Kecamatan Nguter ke Desa Mulur Kecamatan Bendosari atau sebaliknya terputus. Selama tiga tahun terakhir warga kedua desa dan kecamatan tersebut menunggu perbaikan jembatan permanen dari pemerintah pusat.

Warga Plesan Nguter Giyarto (52), Jumat (30/9) mengatakan, ambrolnya Jembatan Plesan terjadi karena diterjang banjir besar pada 2013 lalu. Sejak saat itu warga mengalami kesulitan untuk melintas. Sebab akses jalan terputus dan tidak menyeberang sungai setempat.

Warga berusaha secara patungan dengan membangun jembatan sesek bambu. Tujuanya agar tetap bisa melintas dari Plesan Nguter ke Mulur Bendosari atau sebaliknya. Namun jembatan yang dibuat tersebut juga hanyut setelah diterjang derasnya arus air saat hujan.

Kondisi tersebut membuat warga pasrah dan sepakat menunggu bantuan dari pemerintah untuk melakukan pembangunan jembatan permanen. Sebab apabila warga membuat jembatan sementara sesek bambu dikhawatirkan bisa kembali hanyut karena arus air sangat deras saat hujan.

Warga sudah mengajukan permohonan kepada pihak desa untuk membangun kembali Jembatan Plesan. Namun hingga sekarang belum ada realisasi pembangunan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI