37 Orang Terdaftar Skrining Pendonor Plasma Konvalesen di SSC Kejari Sukoharjo

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Sudah ada sebanyak 37 orang masuk dalam daftar skrining pendonor plasma konvalesen di Sukoharjo Survival Comunity (SSC) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo. Mereka masih akan dicek kondisi kesehatannya oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Sukoharjo apakah layak menjadi pendonor plasma konvalesen atau tidak. Keberadaan pendonor plasma konvalesen sangat penting untuk membantu proses penyembuhan kasus positif virus Corona di Sukoharjo.

Kasi Intel Kejari Sukoharjo Haris Widiasmoro, Rabu (17/3) mengatakan, sejak SSC diresmikan 9 Maret lalu hingga sekarang sudah ada sebanyak 37 orang masuk dalam daftar skrining pendonor plasma konvalesen. Mereka merupakan para penyintas atau penderita Corona yang sudah sembuh dengan tujuan menjaring pendonor plasma konvalesen.

Sebanyak 37 orang tersebut sekarang masih dalam tahap skrining oleh pihak PMI Sukoharjo. Pemeriksaan kesehatan secara ketat dilakukan untuk mengetahui apakah mereka layak atau tidak menjadi pendonor plasma konvalesen.

“Ada sebanyak 37 orang masuk dalam daftar skrining pendonor plasma konvalesen. Mereka dicek dulu oleh PMI. Nanti layak atau tidak kami masih menunggu PMI,” ujarnya.

Kejari Sukoharjo terkait keberadaan SSC terus melakukan sosialisasi ke semua pihak termasuk hingga pelosok desa. Hal ini sebagai penyebarluasan informasi apabila ada penyintas kasus positif virus Corona yang sudah sembuh mau bergabung menjadi pendonor plasma konvalesen.

“Terus kami sosialisasi terkait keberadaan SSC ini untuk membantu penanganan kasus positif virus Corona,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri (Kejari) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo menginisiasi pembentukan Sukoharjo Survival Comunity (SSC) untuk membantu percepatan penyembuhan kasus positif virus Corona aktif di Sukoharjo. Sebab kasus positif virus Corona aktif di Sukoharjo cukup tinggi. SSC berisi para penyintas atau penderita Corona yang sudah sembuh dengan tujuan menjaring pendonor plasma konvalesen.

BERITA REKOMENDASI