38 Nakes Puskesmas Terkonfirmasi Positif Corona

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Sebanyak 38 orang tenaga kesehatan (nakes) bertugas di puskesmas terkonfirmasi positif virus Corona. Sedangkan nakes di beberapa fasilitas kesehatan lain di Kabupaten Sukoharjo masih dalam pelacakan kontak erat dan menunggu hasil pemeriksaan. Temuan kasus tersebut tidak sampai mengganggu pelayanan kesehatan pada masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo Kamis (1/7) mengatakan, dari data diketahui ada 38 nakes bertugas di puskesmas terkonfirmasi positif virus Corona. Sebaran kasus nakes terkonfirmasi positif virus Corona berasal dari sejumlah puskesmas. Jumlah kasus ditiap puskesmas bervariasi.

Kasus nakes terkonfirmasi positif virus Corona semuanya telah mendapat penanganan. Mereka juga sudah menjalani isolasi mandiri untuk mempercepat proses pemulihan kesehatan. Penanganan juga dilakukan terhadap keluarga inti para nakes karena menjadi kontak erat. Percepatan penanganan tersebut dilakukan demi mencegah penyebaran virus Corona ke orang lain.

Widodo menjelaskan, nakes menjadi salah satu yang paling rawan terpapar virus Corona karena menjadi garda terdepan memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Pemkab Sukoharjo sudah sepenuhnya memberikan perhatian dan penanganan terhadap kasus yang dihadapi para nakes.

“Sudah ada temuan kasus nakes Puskesmas terkonfirmasi positif virus Corona. Mereka sudah mendapat penanganan. Pelacakan kontak erat juga terus dilakukan. Termasuk menunggu hasil pemeriksaan kondisi kesehatan nakes dibeberapa fasilitas kesehatan lainnya,” ujarnya.

Temuan nakes terkonfirmasi positif virus Corona ditegaskan Widodo tidak terlalu berpengaruh dan mengganggu terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Sebab jumlah nakes terkonfirmasi virus Corona di satu puskesmas tidak terlalu banyak. Pelayanan kesehatan masyarakat di puskesmas tetap berjalan normal seperti biasa.

Pelayanan kesehatan masyarakat masih bisa dimaksimalkan dengan bantuan dari puskesmas terdekat. Selain itu masyarakat juga masih bisa menerima pelayanan kesehatan dari beberapa fasilitas kesehatan lainnya. Sebab dikatakan Widodo, disetiap kecamatan masih ada rumah sakit dan klinik kesehatan.

“Nakes yang terkonfirmasi positif virus Corona dibawah 50 persen. Jadi masih memungkinkan buka pelayanan dengan maksimal dan masih bisa dimaksimalkan dari unit unit lain,” lanjutnya.

Widodo menambahkan, Pemkab Sukoharjo sekarang masih menunggu hasil pelacakan kontak erat dan hasil pemeriksaan terhadap para nakes. Salah satunya nakes bertugas di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo. Sebab rumah sakit tersebut juga menjadi rujukan menangani kasus virus Corona.

“Nakes di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo masih dalam pelacakan kontak erat. Mudah-mudahan tidak ada tambahan kasus. Pelayanan disana juga masih berjalan,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI