4 Balita di Karanganyar Alami Gizi Buruk

Nuk mengatakan dilakukan berbagai penyesuaian kegiatan Posyandu selama Pandemi Covid-19. Terutama pada pemberian vitamin dan PMT. Penyelenggaraan Posyandu tergantung kebijakan pemerintah desa/kelurahan dengan mempertimbangkan zona paparan Covid-19.

“Protokol kesehatan mutlak. Diatur jadwalnya agar enggak berbarengan demi menjaga jarak aman. Diatur oleh Pemdes, baiknya bagaimana. Juga kesediaan orangtua mengikutkan buah hatinya di Posyandu,” katanya.

Dalam protokol kesehatannya, vitamin yang biasanya diberikan ke anak di Posyandu, sekarang tak berlaku. Vitamin tersebut diberikan ke orangtua dalam kemasan. Tujuannya agar mereka meminumkannya saat di rumah. Aturan serupa pada PMT.

“Makanan gizi dikemas rapat agar dibawa pulang. Enggak ada makan bersama di Posyandu. Setelah ditimbang langsung pulang,” jelasnya.

Nuk mengatakan sosialisasi tentang tumbuh kembang anak yang biasanya langsung disampaikan secara tatap muka beralih ke daring. Kelas ibu dan balita dipindah ke grup pesan Whatsapp. (Lim)

BERITA REKOMENDASI