486 Akseptor KB MKJP Sambut HUT TNI ke-75

Editor: Agus Sigit

KARANGANYAR, KRjogja.com – Kabupaten Karanganyar ditarget mendampingi 486 akseptor program KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75. Pemasangan alat kontrasepsi melalui operasi tersebut dilayani di fasilitas kesehatan milik pemerintah dan swasta mulai 5 September-4 Oktober 2021.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Karanganyar, Agam Bintoro mengatakan pencapaian program KB membutuhkan peran aktif dari stakeholder. Dalam hal ini, TNI merupakan mitra potensial.

“TNI sangat efektif mendorong keikutsertaan masyarakat dalam menyukseskan program KB. Tiap kegiatan rutinnya di teritorial, selalu disosialisasikan ikut MKJP. Termasuk di TMMD. Tidak hanya TNI saja, namun juga Polri saat HUT Bhayangkara, kita meminta kepolisian menyukseskan program KB,” katanya KR, Sabtu (12/9).

Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75, pihaknya diberi target 486 akseptor KB melalui dukungan prajurit TNI. Akseptor tersebut terdiri delapan peserta metode operasi pria (MOP), 56 metode operasi wanita (MOW), 120 IUD (intrauterine device/kontrasepsi dalam rahim) dan 302 implan (susuk).

Operasinya dilayani di RSUD Karanganyar, RS Dian Pertiwi dan RS Indosehat untuk MOP dan MOW serta klinik keluarga berencana di Puskesmas dan praktik bidan mandiri (PBM) untuk melayani IUD dan Implan. Agam berharap para prajurit menyemangati para akseptir agar tetap berkomitmen menjalani program KB. Sebab, tidak mudah menjaga komitmen tersebut apalagi di masa pandemi Covid-19.

“Terhitung baru 10 hari lalu baru bisa melayani operasi pemasangan kontrasepsi di RSUD untuk MOP dan MOW. Itupun dibatasi 5 orang perhari. Sebelumnya terkendala prokes. Mau berangkat operasi saja harus rapid tes antigen. Kalau nonreaktif bisa langsung operasi dengan didampingi fasilitator. Namun kalau reaktif, harus menunggu sampai sembuh benar. Banyak masalah teknis lapangan yang menjadi penghambat,” katanya.

Selama menunggu dioperasi, calon akseptor rawan mengundurkan diri. Maka disinilah pentingnya peran fasilitator selalu menyemangatinya. Agam memastikan APBD tetap memberikan stimulan dana bagi akseptor KB. Menurutnya, pemberian apresiasi dari pemerintah ke mereka cukup menggiurkan.

Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo mengaku siap menyukseskan program KB dalam rangka HUT TNI ke-75. Ia juga mengatakan, telah menggandeng calon akseptor KB yang akan dilaksanakan operasinya saat berlangsung TMMD di Desa Plosorejo Matesih pada 15 September-14 Oktober 2021.

“Dalam program nonfisik, salah satunya akseptor KB,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI