5 Hari Sekolah Perlu Dikaji Mendalam

WONOGIRI,KRJOGJA.com – Rencana lima hari sekolah yang bakal diterapkan pemerintah dinilai perlu kajian yang lebih mendalam jika program pendidikan tersebut diberlakukan di daerah Wonogiri.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo dan Ketua DPRD setempat Setyo Sukarno menjawab KRJOGJA.com, Senin (12/6/2017), menuturkan, daerahnya tidak bisa disamakan dengan kota-kota besar sehingga wacana lima hari sekolah idealnya diselenggarakan secara bertahap.

"Bukan soal lima atau enam harinya tapi yang perlu dikaji menurut saya efektifvitasnya sejauh mana program itu," tandas Bupati Wonogiri saat ditemui usai memimpin Rakor POK di Ruang Kahyangan Pemkab Wonogiri, Senin.

Disebutkab bupati, pihaknya akan segera mengumpulkan pihak terkait termasuk para pakar pendidikan maupun pengusaha jasa angkutan  di daerahnya untuk membahas wacana lima hari sekolah. Sebagai kepala daerah, kata Joko, kami akan mendengarkan sekaligus melaksanakan apa yang menjadi keputusan bersama.

Sementara itu, Ketua DPRD Wonogiri mengisyaratkan peserta didik di kabupaten ini cenderung tepat jika berlangsung seperti biasa yakni masuk 6 hari. Tapi, ujar Setyo, jika memang pemerintah pusat khususnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bersama DPR tetap melakukan lima hari sekolah kami pun siap mendukungnya.

"Yang jelas perlu sosialisasi dan observasi yang matang agar program ini bisa meningkatkan mutu pendidikan serta SDM lulusan," tandas ketua dewan.(Dsh)

 

BERITA REKOMENDASI