500 Pegiat Seni Makobar Bakal Mewarnai Destinasi Wisata di Solo

SOLO, KRJOGJA.com -Sekitar 500 orang pekerja seni dan budaya yang tergabung dalam organisasi Makobar ( Makaryo Bareng ) merupakan sumber daya manusia yang relatif cukup banyak untuk membuat Solo sebagai kota destinasi wisata tambah gumregah.

Apalagi kebijakan Walikota Solo FX  Hadi Rudyatmo di bidang pariwisata terkini berupaya agar seni tradisi khas Surakarta baik gamelan, seni tari, produk khas Solo seperti batik atau blangkon bakal menyebar di sudut-sudut kota Bengawan. Sehingga seperti di Bali, setiap sudut kawasan kota Surakarta terdengar musik gamelan khas Surakarta juga seni ukir atau produk khas masyarakat lokal Solo seperti kerajinan topeng batik misalnya bakal mendominasi di sudut kota Solo .

Pembina Sanggar Seni Makobar BRMH Kusumo Putro SH MH di acara genap sewindu (16 tahun) organisasi seni budaya Makobar di Joglo Sriwedari, Rabu (5/12/2018) mengatakan potensi para pegiat seni di Makobar agar terus ditingkatkan kualitasnya. "Para pegiat seni dari berbagai kalangan termasuk dari kalangan pengamen agar terus meningkatkan profesinya.Banyak lho artis kaliber top memulai karier dari bawah termasuk ngamen kelilingan," ujar Kusumo memberi suntikan semangat kepada para pegiat seni dan budaya yang kebanyakan masih berusia muda itu.

Menurut Kusumo,masih banyak celah bagi kalangan pemusik, penari yang tergabung dalam Makobar dalam industri pariwisata di Solo . "Wisatawan baik wisatawan nusantara (Wisnu) maupun wisatawan mancanegara (Wisman) itu berdatangan dan membelanjakan uangnya ke sentra pariwisata seperti Bali, Yogya termasuk Solo karena mereka ingin melihat keaneka ragaman budaya seperti candi Borobudur, situs manusia purba Sangiran juga kraton Surakarta maupun Pura Mangkunegaran. Dengan keahlian memanage industri pariwisata, turis yang semula hanya mau ke Borobudur dapat ditarik ke Solo menikmati sajian kuliner khas Solo, belanja batik Solo termasuk menginap di hotel-hotel kawasan Solo Raya, sehingga roda bisnis industri pariwisata di Solo Raya dapat berputar dan menambah income atau penghasilan bagi pelaku industri pariwisata termasuk seniman pengisi acara di event pariwisata di Solo Raya,"papar Kusumo.

Sementara sekretaris Dinas Pariwisata Pemerintah Kota Solo Budi Sartono kepada KRjogja.com secara terpisah, Rabu (5/12/2018) mengatakan pihaknya terus menggaungkan promosi Solo sebagai destinasi wisata .Sementara ini travel agen dari dua kota yakni Lombok dan Banjarmasin diajak untuk berpartisipasi mengajak turis untuk berkunjung ke Solo.
Dipilihnya dua daerah Lombok dan Banjarmasin tersebut. "Karena ada "direct flight" atau penerbangan langsung dari Solo ke Lombok (PP) dan Solo ke Banjarmasin (PP)," tuturnya.
Dalam sektor pariwisata, yang paling penting adalah akses, atraksi, dan aminitas.

Penerbangan langsung ini menjadi pertimbangan utama, dikarenakan akses para calon wisatawan praktis menggunakan angkutan udara untuk berkunjung ke kota Solo . (Hwa)

 

BERITA REKOMENDASI