580 Unit Rumah Tak Layak Huni Ikut BSPS

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Bantuan peningkatan kualitas hunian menyasar permukiman di wilayah Gondangrejo. Pada tahun ini, 580 unit mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) DPUPR Kabupaten Karanganyar, Nining Indrastuti mengatakan sebagian besar sasaran berada di sembilan desa di Kecamatan Gondangrejo. Kondisi rumah milik warga berpenghasilan rendah di wilayah ini memang kurang layak. Sebanyak 460 unit rumah berada di sembilan desa ini mendapat kucuran BSPS pada Juli lalu.

“Sebanyak 460 unit ini bantuan tahap II. Sedangkan pada tahap I sudah terlaksana ke 120 unit rumah pada Maret di Mojogedang. Ada lima desa di sana,” katanya, Kamis (03/12/2020).

Tiap penerima berhak diberi stimulan Rp17,5 juta. Dana bersumber dari Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) tersebut digunakan untuk pembelian material Rp15 juta dan sisa Rp2,5 juta untuk honor tukang. Tetapi penerima bantuan tidak menerima dana secara tunai. Dana tersebut dimasukkan ke rekening. Sebelumnya penerima bantuan itu sudah melewati seleksi dan verifikasi.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan BSPS tahun 2020 lebih banyak dibandingkan tahun 2019. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar hanya mendapatkan 300 unit pada tahun lalu.

Selanjutnya dia berharap Kabupaten Karanganyar akan mendapat BSPS lagi di tahun depan dan jumlah lebih banyak setiap tahun. Bahkan dia mengakui jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Karanganyar 5.000 unit hingga 6.000 unit. Oleh karena itu, Bupati berencana menyelesaikan persoalan itu dalam satu hingga dua tahun ke depan.

“Kecamatan Gondangrejo ini masih banyak rumah tidak layak huni. Sehingga 2021 akan jadi prioritas. Semoga pemerintah pusat menambah kapasitas bantuan tahun depan. Selanjutnya Kades bantu pemerintah mendata secara akurat supaya Gondangrejo segera tuntas RTLH,” tutur Bupati. (Lim)

BERITA REKOMENDASI