7 Jabatan Eselon II Diperebutkan

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN (KRjogja.com) – Sebanyak 46 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen berebut mengisi tujuh jabatan eselon II yang lowong. Para pejabat itu mengikuti rangkaian proses Assesment kompetensi pegawai Jabatan Pimpinan Tertinggi (JPT) Pratama, yang dimulai Selasa (9/5). 

Assesment ini digelar untuk mengisi kekosongan tujuh jabatan eselon II yang sejak penataan Sistem Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru belum terisi. "Peserta asesmen kali ini terdiri dari 46 orang pejabat. Semuanya dari PNS Sragen," ujar Sekda Sragen, Tatag Prabawanto. 

Menurut Tatag, seluruh peserta yang mengikuti asesmen ini merupakan pendaftar yang telah lolos seleksi administrasi yang dilakukan oleh Pemkab beberapa waktu sebelumnya. Sedangkan tes assesment sendiri bakal dilaksanakan selama dua hari ke depan.

Hari pertama digelar di Aula Sukowati Setda Sragen dengan materi tes akademik, sementara hari kedua akan dilaksanakan di Technopark Ganesha Sukawati (TGS). "Diharapkan proses ini bisa menghasilkan pejabat yang benar-benar kompeten dan profesional untuk mengisi tujuh jabatan eselon II yang kosong," jelasnya.

Sementara Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati memberikan apresiasinya atas keaktifan para PNS yang berasal dari pejabat eselon III tersebut. Dengan begitu pihaknya tidak perlu mengundang PNS dari daerah lain untuk mengisi jabatan eselon II yang kosong. "Dari kegiatan assesment ini diharapkan akan mendapatkan pejabat eselon II yang memiliki kapasitas mumpuni serta memiliki loyalitas tinggi," terang Yuni.

Yuni mengakui, pemerintahan yang dipimimpinnya setahun terakhir ini belum bisa memuskan warga Sragen. Oleh karena itu, pemilihan jabatan dengan cara assesment ini diharapkan bisa terpilih pejabat yang benar-benar mumpuni dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Sam)

BERITA REKOMENDASI