7 Ribu Permohonan e-KTP Masih Menumpuk

SRAGEN (KRjogja.com) – Sedikitnya 7.350 permohonan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP menumpuk di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sragen. Hal ini dikarenakan Disdukcapil kehabisan bahan baku untuk mencetak e-KTP.

Kepala Disdukcapil Sragen, Wahyu Lwiyanto Jumat (5/8) mengatakan, proses cetak memang belum bisa dilakukan karena kepingan bahan baku e-KTP habis. Terakhir, Disdukcapil menerima sekitar 1.300 keping bahan baku e-KTP pada 22 Juli lalu. Namun, kepingan bahan baku e-KTP itu sudah habis dalam waktu empat hari.

Menurut Wahyu, kemampuan cetak e-KTP di Disdukcapil bisa sampai 300 hingga 400 keping tiap hari. Sehingga kiriman 1.300 keping bahan baku e-KTP sudah habis hanya dalam waktu empat hari. "Kami sudah mengajukan permintaan tambahan ke pusat, namun sejauh ini belum ada kepastian kapan dikirim," ujarnya.

Wahyu meminta maaf kepada warga Sragen terkait adanya penundaan proses cetak e-KTP. Penundaan proses cetak e-KTP itu terjadi merata di seluruh daerah. Dalam jangka dekat, Wahyu akan ke Jakarta untuk mengambil langsung kepingan bahan baku e-KTP. Diharapkan kepingan bahan baku e-KTP itu sudah tersedia di Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri sehingga bisa langsung dibawa pulang ke Sragen.

Terkait penyebab mandegnya pasokan kepingan bahan baku e-KTP itu, lanjutnya, dimungkinkan karena proses lelang yang lama. "Kami harus jemput bola. Kalau harus menunggu tanpa ada kepastian ya repot, karena akan semakin banyak antrian," tandasnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI