76.362 KK Dapat Jatah Rastra Gratis

SRAGEN, KRJOGJA.com – Sebanyak 76.362 keluarga miskin atau keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Sragen akan menerima program bantuan beras sejahtera (Rastra) sepanjang tahun 2018. Bantuan yang disalurkan melalui badan urusan logistik (Bulog) ini kuantitasnya bekurang dari 15 kg setiap bulan menjadi 10 kg.

Hal ini diketahui saat launching progran Bansos Rastra yang digelar Bulog dan Pemkab Sragen di Gudang Bulog Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Senin (22/1/2018). Kepala Sub Divre Bulog Surakarta, Titov Agus Sabela mengatakan, untuk Sragen program Bansos Rastra akan diberikan kepada 76.362 KPM dengan alokasi total perbulan 763.620 kg.

"Itu alokasi untuk 20 kecamatan dan 208 desa di Sragen. Ini launching kedua setelah di Sukoharjo. Meski kuantitas turun dari 15 kg menjadi 10 kg, tapi masyarakat tidak perlu menebus lagi," ujarnya.

Menurut Titov, penyaluran bansos Rastra masih sama seperti raskin yakni bisa lewat kantor desa atau kelurahan. Dinas terkait yang nantinya akan mengurusi teknis penyaluran dan penentuan titik penyaluran. Diharapkan pemahaman masyarakat bahwa bansos Rastra hanya diberikan kepada pemilih hak KPM. Program bansos Rastra akan berjalan hingga akhir 2018 dengan kualitas berasnya medium.

Sementara, Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Dedy Endriyatno yang hadir saat launching berharap program bansos Rastra bisa memberikan manfaat bagi keluarga penerima. Ia juga berharap pola pikir masyarakat yang sudah sejahtera juga bisa diubah sehingga tidak ada lagi pemerataan jatah Rastra.

Dedy mengaku selama ini banyak menerima keluhan dari warga maupun Ketua RT yang memprotes adanya ketidaksesuaian penerima Rastra dan kecemburuan dari warga yang tidak menerima. "Enam bulan lalu saya kedatangan Ketua RT yang menyampaikan antara warga yang disurvei dengan yang dapat beda. Yang disurvei ini tapi yang dapat malah itu. Kami harap dinas terkait bisa koordinasi dengan provinsi atau pusat terkait data," tandasnya.(Sam)

BERITA REKOMENDASI