78 Klub Lokal Bersaing di Laga Internal

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Askab PSSI Kabupaten Karanganyar menggelar kompetisi liga internal yang diikuti 78 klub lokal. Melalui kompetisi itu, diharapkan menggairahkan persepakbolaan di Bumi Intanpari yang lama vakum.

“Ini salah satu upaya kita untuk menghidupkan kembali dunia sepak bola karena telah vakum lama, sekaligus untuk pembenahan PSSI di Karanganyar,” papar Ketua Askab PSSI Karanganyar, Prihanto kepada wartawan, Selasa (25/08/2020).

Liga internal yang diikuti 78 klub lokal ini terbagi 10 grup. Masing-masing grub akan menyisakan dua klub, yakni klub juara dan runner up yang akan masuk liga 1 Askap Karanganyar. Puluhan klub itu lolos verifikasi panitia Askab PSSI, dari proses registrasi selama sebulan terakhir.

“Jadi nanti ada 20 klub yang masuk devisi satu Karanganyar pada 2021 dan bersaing memperebutkan Piala Bupati Karanganyar pada final liga internal ini. Sistem pertandingannya setengah kompetisi,” lanjut dia.

Liga internal akan dihelat pada 30 Agustus sampai 18 November 2020. Sebanyak 5 venue telah disiapkan untuk perhetan ini. Yakni Stadion Mini Plumbom (Tawangmangu) Lapangan Matesih (Matesih), Lapangan Jati (Jaten), Lapangan Ngijo (Tasikmadu) dan Lapangan Tuban (Gondangrejo). Ia mengapresiasi dukungan Pemkab Karanganyar berupa stimulan dana untuk perhelatan laga internal.

“Stimulan berupa subsidi ke klub, wasit, koordinator maupun penyelenggara setempat. Total bantuan pemerintah Rp400 juta yang baru dicairkan Rp 200juta,” katanya.

Tujuan digelarnya liga internal di Karanganyar untuk menjaring pemain bola potensial yang mampu menguatkan kesebelasan Persika. Squad ini ditarget masuk ke liga tiga nasional,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI