80 Kades Dilatih Mengelola Potensi Desa

Editor: Agus Sigit

SOLO, KRJOGJA.com – Sekitar 80 Kepala Desa dari empat kabupaten meliputi Klaten, Boyolali, Sukoharjo dan Sragen mendapat pelatihan Pengelolaan dan Pemanfaatan Potensi Desa yang digelar di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (29/3).

Program Kepala Desa Masuk Kampus yang kali pertama pada 2022 ini dilaksanakan kerjasama Pusat Penelitian Pedesaan & Pengembangan Daerah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dengan Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI.

Kasubdit Dana Desa Kementerian Keuangan Jamiat Aries Calfat mengatakan kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas kepala dan aparat desa utamanya untuk mengedukasi para perangkat desa terkait pengelolaan keuangan desa.
“Mengapa keuangan desa menjadi penting sebab ada dana desa yang merupakan keuangan negara yang pertanggungjawaban dan akuntabilitas nya tidak bisa sembarangan, ” katanya.

Selain UNS, Kementerian Keuangan juga menggandeng Universitas Sriwijaya dan Universitas Pattimura. Tiga perguruan tinggi ini dipilih karena memiliki program pemberdayaan desa. Kepala desa yang diundang dipilih dari empat kabupaten/kota di sekitar kampus yang ditunjuk.

Kepala LPPM Prof Okid Parama Astirin menyatakan UNS berkomitmen mendampingi desa. Salah satunya tetap menerjunkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama masa pandemi. Jumlah desa yang diberi pendampingan makin bertambah. “Pada 2019 kami mencatat ada 310 desa yang didampingi. Lalu saat pandemi sempat anjlog109 desa. Namun pada 2021 lalu jumlahnya kembali meningkat menjadi 495 desa.”-(Qom)

 

 

UNS

BERITA REKOMENDASI