90 Santri Siap Menghibur Milad Muhammadiyah Jawa Tengah

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Sekitar 90 santri tiga pondok Muhammadiyah siap menampilkan pagelaran teatrikal ‘Berkhidmat Sampai Akhir Hayat’. Pagelaran ini merupakan refleksi milad Muhammadiyah 109 yang dilaksanakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Sabtu malam (20/11/2021).

Peringatan milad itu disebut sebut memiliki makna yang berbeda dengan daerah lain. Karena peringatan di Solo sebagai wujud pra Muktamar. “Ini merupakan media berlatih menuju Muktamar Muhammadiyah 2022,” kata Prof Dr Sofyan Anif MSi, panitia penerima Muktamar 48, Jumat (19/11/2021).

Ketua panitia milad Bambang Sukoco mengatakan tiga pondok Muhammadiuah yang mendukung pagelaran teatrikal yakni Pondok Pesantren Muhammadiyah Trensains Sragen, Pondok Pesantren Muhammadiyah Manafiul Ulum Boyolali dan MBS Klaten. Persiapan sudah mendekati 100 persen. Hari ini (Jumat) sudah gladi kotor.

Teatrikal menceritakan tentang sepak terjang panitia Muktamar yang menurut rencana digelar para 2020. Ketika terkena pandemi covid 19 tercatat ada 9 panitia yang meninggal dunia. “Semua itu akan dituangkan secara menarik dalam teatrikal,” kata Bambang.

Refleksi milad yang digelar secara luring dan daring menurut rencana akan diisi tausyiah oleh Prof Abdul Mu’ti dan pidato gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Milad ditarget diikuti secara online 100 ribu via zoom. Drs H Marpuji Ali, panitia pusat Muktamar wanti-wanti agar panitia tetap memperhatikan protokol kesehatan. (Qom)

BERITA REKOMENDASI