Ada 32 ODP di Karanganyar, Kru dan Penumpang Bus AKAP Disemprot

Tak hanya memeriksakan diri, warga perantau ini disarankan mengisolasi diri selama 14 hari di kampung halamannya. Itu untuk mengantisipasi kontak fisik dengan masyarakat di lingkungannya.

Namun demikian, tidak semua awak dan kru PO bus bersedia mengikuti ketentuan itu. Perusahaan otobus tertentu menolak masuk terminal Matesih dan menurunkan penumpangnya untuk di-spraying.

“Ada kenaikan jumlah penumpang bus AKAP yang turun di Matesih. Kemungkinan mereka ini buruh yang diliburkan selama masa tanggap darurat virus corona oleh majikannuya. Sehingga mereka memilih pulang kampung. Ini justru yang diwaspadai bersama. Kami meminta semua agen bus kooperatif. Jangan membandel,” katanya.

Ardiansyah mengatakan, sukarelawan juga menyosialisasi pencegahan virus corona kepada agen dan kru bus AKAP di Matesih. Ini supaya pemilik agen mengajak krunya menaati imbauan tersebut.

BERITA REKOMENDASI