Akhiri Lockdown, Pasien Sembuh Covid-19 Disiram Air Kendi

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Ada tradisi menarik siraman air kendi terhadap warga terpapar Covid 19 di Dusun Gedawung, Desa Saradan, Kecamatan Baturetno, Wonogiri. Peristiwa unik itu sekaligus menandai berakhirnya masa penyekatan (lockdown), Selasa (22/06/2021). Menurut keyakinan warga siriman air kendi dimaksudkan agar mereka tidak terkena penyakit yang satu ini lagi.

Kepala Desa (Kades) Saradan, Suparjo, mengatakan isolasi lokal di Dusun Gedawung selesai pada Selasa pagi, setelah berlangsung 14 hari sejak isolasi mulai diterapkan. Pembukaan dusun yang 28 warganya terpapar Covid 19 dihadiri oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Baturetno.

“Pagi itu juga posko yang didirikan di pintu masuk dusun dibongkar. Selain itu agar warga tidak takut lagi dan kembali normal. Selama isolasi lokal posko itu untuk pengamanan keluar masuk warga dan pos logistik,” kata Kades.

Ia mengatakan, saat ini sudah tidak ada warga di Gedawung yang menjalani isolasi mandiri. Namun, masih ada dua warga yang menjalani isolasi di rumah sakit. Diharapkan dua warga itu segera sembuh.

Menurut Suparjo, meski sudah dibuka, para warga yang terpapar Covid-19 masih membatasi diri dan mulai beradaptasi dengan orang lain. Ketika bertemu warga lain mereka masih berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Ya mereka mulau beradaptasi dengan kehidupan sebelumnya. Namun jika masih ada sedikit yang dirasa, diimbau untuk disehatkan dulu. Agar imunnya benar-benar membaik,” ungkap dia.

Selain dilakukan siraman air, pada malam harinya dilakukan doa bersama dan pembacaan surat Yasin di posko dengan jumlah warga terbatas. Sehingga tidak ada kerumunan warga. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI