Akses Terhambat Longsor Warga Jenawi Memutar Arah

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Warga di Kecamatan Jenawi terpaksa memutar arah hingga 5 kilometer untuk menjangkau antardesa, usai jalan penghubungnya ambrol diterjang longsor. Waspada bencana alam diberlakukan lebih serius dalam beberapa hari terakhir.

Jalan ambrol pebghubung Desa Balong dengan Desa Lempong di Dusun Ngrandon tersebut tergolong dampak paling parah. Longsor di wilayah sekitarnya hanya menimbulkan kerugian materi perorangan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno mengatakan jalan penghubung dua desa itu ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan. Sebab, jalan aspal tersebut tak lagi utuh dan rawan tergerus longsor susulan. Jalan aspal lebar 1 meter dan panjang 10 meter luruh ke dasar tebing pada Selasa (18/2) lalu. Hingga sekarang, petugas bersama relawan dan warga memasang rambu agar menghalau kendaraan melewatinya.

“Retakan sudah terlihat sejak Rabu (5/2). Lalu ambrol Selasa kemarin sampai di kedalaman 20 meter. Gorong-gorong tersumbat ranting pohon karet ketika hujan deras, hingga mengakibatkan air meluap ke jalan yang sudah mengalami retakan,” kata Hendro kepada KR, Kamis (20/2).

Ia menyebut jalan itu vital bagi penduduk sekitar, karena mempersingkat waktu tempuh antardesa untuk bersekolah dan berekonomi. Tanpa jalan tersebut, warga harus menggunakan jalan alternatif dengan jarak tempuh 5 kilometer. Sampai saat ini aktivitas yang melintasi jalan tersebut lumpuh.

Kapolsek Jenawi, AKP Handoyo mengatakan, pihaknya sudah memasang rambu lalu lintas di jalur rawan longsor. Kepolisian dan pemerintah kecamatan sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) Karanganyar terkait situasi tersebut.

“Hujan dengan intensitas sedang terjadi dari pukul 16.00 WIB hingga malam pada Selasa kemarin sampai sekarang. Kami membentuk tim siaga,” katanya.

Sementara itu, tanah longsor juga menghantam permukiman warga di Dusun Sumbersari, Rt 4 Rw 5, Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi pada Selasa-Kamis (18-20/2). Hujan deras yang melanda wilayah Jenawi mengakibatkan rumah pada bagian belakang milik Triyoko mengalami kerusakan lantaran tertimbun material tanah longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun bagian kamar mandi, dapur, dan talud di pekarangan mengalami kerusakan.

“Sampai saat ini warga tidak mengungsi karena yang mengalami kerusakan hanya bagian dapur dan kamar mandi. tim juga sudah membantu ke lokasi dengan kerja bakti dan mengirim logistik serta pendataan. Longsor enggak besar. Hanya kecil-kecil, katanya. (Lim)

BERITA TERKAIT