Akses Warga Terputus, Jalan Penghubung Tiyaran-Kedungsono Bulu Ambles

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Jalan poros desa di Dukuh Malangan, Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu ambles. Akibatnya jalan penghubung antara Desa Tiyaran dan Desa Kedungsono di Kecamatan Bulu putus total. Akses warga terpaksa dialihkan menggunakan jalan kampung. Terkait kerusakan tersebut Bupati Sukoharjo Etik Suryani sudah melakukan pengecekan dengan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi jalan ambles, Rabu (17/3).

Kepala Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Sunardi, mengatakan, jalan poros desa di Dukuh Malangan, Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu mulai ambles sejak satu bulan lalu. Kondisi jalan ambles dilaporkan warga ke pemerintah desa. Kondisi jalan mengalami penurunan ke bawah dan belum diketahui penyebabnya.

Akibat amblesnya jalan membuat akses warga sempat terganggu. Namun warga masih bisa melintas mengingat jalan poros desa di Dukuh Malangan, Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu sangat penting. Sebab jalan tersebut menghubungkan antara Desa Tiyaran dan Desa Kedungsono di Kecamatan Bulu.

Pemerintah Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu kemudian menindaklanjuti laporan warga dengan melaporkannya ke Pemkab Sukoharjo. Pihak Pemkab Sukoharjo kemudian langsung merespon dengan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo melakukan pengaspalan ulang jalan.

Pengaspalan ulang jalan diharapkan dapat menyelesaikan masalah. Namun ternyata belum karena kondisi jalan ambles semakin parah. Kondisi tersebut diperkirakan terpengaruh kontur tanah dan cuaca dimana curah hujan sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi jalan terus ambles dan sekarang sudah tidak bisa digunakan warga maupun dilintasi kendaraan. Akibatnya akses antara Desa Tiyaran dan Desa Kedungsono di Kecamatan Bulu terputus total.

Akses warga dan kendaraan terpaksa dialihkan menggunakan jalur lain melalui jalan kampung. Hal itu dilakukan demi keamanan dan keselamatan warga. Sebab kondisi jalan ambles sangat membahayakan apabila dipaksakan digunakan warga.

“Jalan sudah ambles sebulan lalu dan sudah diaspal ulang oleh DPUPR Sukoharjo. Sepekan terakhir sering hujan deras dan jalan ambles semakin parah. Akibatnya jalan sudah tidak bisa digunakan warga,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI