Aktivitas BPR Adipura Santosa Normal Lagi

SOLO, KRJOGJA.com – Manajemen PT BPR Adipura Santosa menyatakan kegiatan operasional perbankan telah berjalan normal menyusul terjadinya gangguan sekelompok orang yang memaksa masuk ke dalam kantor PT BPR Adipura Santosa yang terletak di Jalan Veteran, Solo, Selasa ( 22/12/ 2020). Para pihak yang bersengketa telah sepakat bahwa PT BPR Adipura Santosa tidak ada kaitan dalam masalah/ sengketa hutang- piutang diantara mereka.

 

Direktur BPR Adipura Santosa, Ari Ponco kepada wartawan, Rabu (23/12/2020) mengatakan kronologis peristiwa penggrudukan kantor PT BPR Adipura Santosa (AS).”Salah satu anggota kelompok memberi penjelasan maksud kedatangan mereka untuk menyelesaikan urusan hutang piutang pihak yang diwakilinya dengan PT BPR AS,” ujar Ari Ponco.

 

Pihak PT BPR AS saat melakukan pengecekan catatan pembukuan, nama yang bersangkutan sudah lunas pada bulan Maret 2020.”Berarti apabila ada keterkaitan hutang piutang dengan pihak lain maka hal tersebut merupakan persoalan pribadi yang tidak ada kaitan dengan PT BPR AS,” paparnya.

 

Pihak kepolisian dalam hal ini Kapolsekta Serengan Kompol Suwanto yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) akhirnya melakukan mediasi dan sepakat kedua belah pihak menempuh jalur hukum. ” Dan pihak yang bersengketa juga sepakat bahwa PT BPR AS tidak ada kaitan dalam sengketa hutang piutang diantara mereka,” tuturnya.

 

Dipaparkan oleh Ari Ponco, PT BPR AS merupakan lembaga keuangan yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keberadaan BPR memiliki peran penting untuk melayani masyarakat yang membutuhkan jasa di bidang keuangan. ” Sehingga kalau ada gangguan terhadap lembaga keuangan akan berdampak besar kepada masyarakat dan dunia usaha, terutama dalam rangka pemulihan ekonomi di masa Covid -19. Saat ini operasional PT BPR AS sudah kembali normal, dipastikan segala urusan yang berkaitan dengan transaksi di BPR Adipura Santosa aman,”pungkasnya.-( Hwa).

 

 

 

BERITA REKOMENDASI