Aktivitas Perdagangan Meningkat Tiga Pasar Hewan Diawasi Ketat Menjelang Idul Adha

Editor: Ary B Prass

SUKOHARJO, KRJOGJA.com- Pengawasan ketat dilakukan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo di tiga pasar hewan. Petugas sengaja memperketat mengingat sekarang masih diberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Virus Corona mulai 3-20 Juli dan menjelang Idul Adha. Aktivitas perdagangan di pasar hewan menunjukan peningkatan membuat rawan terjadi penularan virus Corona.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo, Iwan Setiyono Selasa (6/7) mengatakan, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo memperketat pengawasan tiga pasar hewan masing-masing yakni Pasar hewan Tawangsari, Pasar hewan Bekonang, Mojolaban dan Pasar hewan Gawok, Gatak. Aktivitas ketiga pasar hewan tersebut selalu ramai saat pasaran tiba. Pedagang dan pembeli maupun pengunjung datang dari berbagai wilayah tidak hanya warga berasal di sekitar pasar tersebut saja.

Peningkatan aktivitas perdagangan hewan di tiga pasar hewan semakin terlihat menjelang Idul Adha. Sebab pedagang banyak menerima pesanan dan pembeli dari luar daerah sering berdatangan. Kondisi tersebut membuat Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo memperketat pengawasan penegakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona.

Tiga pasar hewan masih mendapat izin beroperasi ditengah pemberlakuan PPKM darurat. Iwan Setiyono mengatakan, tidak ada instruksi penutupan Pasar hewan Tawangsari, Pasar hewan Bekonang, Mojolaban dan Pasar hewan Gawok, Gatak. Pasar tetap buka dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Tiga pasar hewan masih buka dan setiap pasaran selalu ramai. Tapi kami tekankan untuk mematuhi protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI