Akumulasi Corona Bertambah, Gugus Tugas Waspadai Lonjakan Kasus Klaster Pemudik

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Kasus positif virus Corona di Sukoharjo terus mengalami kenaikan. Akumulasi per 30 April 2021 diketahui ada 5.707 kasus positif virus Corona. Sebanyak 248 kasus diantaranya merupakan kasus positif virus corona aktif. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mewaspadai lonjakan kasus positif virus Corona terhadap aktivitas pemudik ditengah larangan kebijakan pemerintah pusat melarang mudik Lebaran.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Jumat (30/4) mengatakan, akumulasi kasus positif virus Corona per 30 April 2021 sebanyak 5.707 kasus. Rinciannya, 125 kasus isolasi mandiri, 123 kasus rawat inap, 5.060 kasus sembuh dan selesai isolasi mandiri dan 399 kasus meninggal dunia. Data tersebut diketahui masih ada 248 kasus positif virus Corona aktif tersebar disejumlah wilayah.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo melihat data tersebut ada kenaikan kasus positif virus Corona. Kenaikan belum terlalu signifikan dan diwaspadai terjadi lonjakan kasus positif virus Corona dari aktivitas pemudik ditengah kebijakan pemerintah pusat melarang mudik Lebaran.

“Akumulasi kasus positif virus Corona di Sukoharjo terus naik dan kami mewaspadai lonjakan kasus dari aktivitas pemudik. Pemerintah pusat sendiri sudah melarang mudik Lebaran,” ujarnya.

Yunia menjelaskan, meski kasus positif virus Corona terus naik namun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo terus bekerja keras melakukan penanganan. Hal itu membuat angka sembuh dan selesai isolasi mandiri juga mengalami kenaikan terakumulasi 5.060 kasus.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo sekarang tinggal kosentrasi terjadi 248 kasus positif virus Corona aktif saja. Mereka semua sudah mendapat penanganan berupa isolasi mandiri dan rawat inap.

BERITA REKOMENDASI