Akumulasi Positif Corona Sukoharjo Tembus 452 Kasus

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Kasus positif virus Corona terus mengalami kenaikan. Akumulasi data per 21 Juni 2021 diketahui ada 452 kasus. Sebelumnya data per 19 Juni 2021 hanya ada 365 kasus. Temuan kasus tersebut terjadi merata di 12 kecamatan dengan angka bervariasi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Selasa (22/6) mengatakan, ada kenaikan kasus positif virus Corona aktif dalam beberapa hari terakhir. Sesuai perkembangan data diketahui pada 19 Juni 2021 hanya ada 365 kasus. Angka tersebut kemudian naik pada 21 Juni 2021 menjadi 452 kasus. Kenaikan kasus terjadi merata di 12 kecamatan.

Rincian data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui kasus positif virus Corona aktif tertinggi berada di Kecamatan Nguter sebanyak 85 kasus, Kecamatan Baki 73 kasus, Kecamatan Grogol 67 kasus, Kecamatan Sukoharjo 59 kasus, Kecamatan Mojolaban 57 kasus, Kecamatan Polokarto 50 kasus, Kecamatan Weru 21 kasus, Kecamatan Bulu 10 kasus, Kecamatan Tawangsari 10 kasus, Kecamatan Gatak 9 kasus, Kecamatan Kartasura 7 kasus, Kecamatan Bendosari 5 kasus. Semua kasus tersebut sudah mendapat penanganan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo.

“Sebanyak 452 kasus terakumulasi untuk kasus positif virus Corona aktif tersebut rinciannya, 289 kasus isolasi mandiri, 1 kasus isolasi terpusat dan 162 kasus rawat inap di rumah sakit,” ujarnya.

Yunia Wahdiyati, mengatakan, jumlah kasus kumulatif virus Corona sampai dengan 20 Juni 2021 yang berdomisili di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 7.824 kasus. Rinciannya, jumlah kasus ditemukan positif virus Corona dengan gejala terakumulasi 4.005 kasus atau bertambah 213 kasus, jumlah kasus aktif 308 kasus terdiri dari rawat inap 150 kasus dan isolasi mandiri 158 kasus. Jumlah meninggal dunia 489 kasus atau bertambah 17 kasus dan jumlah sembuh 3.211 kasus atau bertambah 153 kasus.

Konfirmasi positif virus Corona tanpa gejala jumlah ditemukan 2.830 kasus atau bertambah 71 kasus, jumlah kasus aktif 57 kasus terdiri dari 56 kasus isolasi mandiri dan 1 kasus isolasi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Jumlah sembuh 2.773 kasus atau bertambah 68 kasus.

BERITA REKOMENDASI